Aku susah tidur dan memutuskan paginya tidur lagi dan bangun sekitar jam 8:30. Karena tempat menginapku di area wisata Curug Sodong , tentu sayang kalau aku gak mampir. Ini foto di sekitar penginapan.
Suasananya masih sepi. Aku jalan ke area wisatanya. Ada plang “Curug Sodong”. Dari luar pagar kita juga bisa lihat curugnya.

Curug Sodong yg besar (tengah), yang di atas gak tau curug apa
Tarif masuknya untuk dewasa Rp12.000,-, anak anak Rp7.000,- dan udah bisa pakai QRIS juga (canggih).

Berdasarkan informasi yang ada di lokasi, curug yang di atas namanya adalah Curug Ngelai dan Curug Sodong ini “kembar”; Curug Sodong dan Ciateul. Dan ada satu curug lagi (ke sanaan lagi) yaitu Curug Cikanteh.

Ada juga informasi tentang “penghuni” lingkungan atau ekosistem di sini, yaitu Ikan Sidat. Tapi di penjelasan Bahasa Inggrisnya disebut sebagai Eel. Apakah Sidat dan Belut itu sama?


ternyata statusnya near-threatened
Curugnya ada dua. Dekat pintu masuk ada semacam taman dan tempat duduk. Kelihatannya sepi, tapi aku lihat ada beberapa pengujung juga (ternyata mereka udah ke bawah, ke arah curugnya). Sekitar 10-15 orang aja sih pengunjung yang aku lihat. Lumayan sepi. Apa karena aku ke sananya pas hari kerja ya?
Turun ke bawah cukup curam dan kurang family friendly kalau bawa orang tua.

Beberapa foto curugnya dari dekat:

Walaupun kita gak boleh “nyebur” ke area curugnya (pengunjung lain juga gak ada yang renang), tapi aku agak lama di sini. Duduk duduk aja. Menikmati momen yang gak bisa dirasain tiap hari.

Itu dulu tulisan kali ini. Masih ada lanjutannya. Sampai jumpa. Bye.





