Jalan-Jalan 2026 – Cijeruk – Cibadak (3)

Aku lanjut perjalanan dari rumah temanku di dekat Batutulis, Bogor sekitar jam 10:45. Dari Batutulis aku sengaja gak lewat jalan utama, tapi lewat daerah namanya Cijeruk.
image host

Kondisi jalannya lumayan mulus, tapi gak terlalu lebar. Ibarat jalan lintas desa. Daerah Cijeruk ini juga bisa dibilang daerah perbukitan, jadi banyak naik-turun sepanjang perjalanan (gak terlalu ekstrim menurutku).
image host

Di seberang Pasar Cijeruk, aku mampir dulu ke pom bensin 33.167.02. Kondisi bensin udah berkurang 2 batang selama perjalanan dari Cibitung (tangki motorku ~7 liter). Sebenarnya ke Cikidang (baca: jalur hutan) masih jauh dan secara perkiraan bensinku masih cukup untuk ke wilayah sebelum Cikidang (misal Cibadak). Tapi aku memutuskan untuk tetap isi bensin di sini.

image host

Aku isi bensin sebanyak 2 liter di pom ini (karena masih ada sisa banyak di tangki). Waktu menunjukkan sekitar pukul 11:15 siang. Odometer di motor menunjukkan aku sudah berkendara sejauh 68,5 km dan rata-rata konsumsi BBM sebesar 42,7 km/L. Hmm lumayan. Soalnya selama ini kalau dipakai harian konsumsi BBM biasanya cuma 35-38 km/L aja.

image host image host

image host

image host

Selesai isi bensin, aku pun melanjutkan perjalanan. Walaupun termasuk wilayah perbukitan (dan terkadang lewat “hutan” juga), tapi masih sering lewat pemukiman juga kok. Rute ini juga melewati tol Bocimi (Bogor Ciawi Sukabumi).
image host

Sempat lewat di stasiun Cigombong juga. Stasiun ini melayani rute Bogor Paledang – Sukabumi (KA Pangrango). Aku belum pernah coba naik kereta ini sih.
image host

Rute “jalur belakang” pun selesai setelah melewati Stasiun Cigombong dan kembali masuk ke jalan utama, yaitu Jl Raya Sukaraja – Sukabumi atau dikenal juga sebagai Jl Nasional Rute 2.

Gak lama masuk ke jalan raya, masuk juga ke wilayah Kabupaten Sukabumi (ada tugu perbatasannya). Aku sampai di titik ini sekitar pukul 11.40. Perbatasan ini juga dekat Gerbang Tol Cigombong.
image host

Lanjut perjalanan lewat jalan raya. Cuaca saat itu cerah dan terik. Kondisi jalanan relatif lancar. Di sepanjang jalan raya ini kita juga bisa menemui banyak pabrik. Katanya, kalau pagi atau sore hari daerah ini rawan macet.

Karena sudah tengah hari, sebentar lagi waktu Dzuhur. Jadi aku sekalian cari masjid. Aku mampir ke Masjid Raya Al Huriyyah di daerah Cicurug (nama masjidnya mirip masjid di IPB Dramaga). Lokasinya terletak di seberang Kantor Kecamatan & Alun-Alun Cicurug.

image host image host

Seperti alun-alun pada umumnya, di Alun-Alun Cicurug juga banyak lapak pedagang. Aku sempat keliling/lihat-lihat sebentar juga. Sekalian ke minimarket, beli vitamin. Sekitar jam 12:45 aku melanjutkan perjalanan. Oiya, aku gak seterusnya lewat jalan nasional. Nanti di daerah Cibadak akan “berpisah” dengan jalan nasional (di dekat GT Parungkuda). Aku ambil jalan ke arah barat, untuk menuju daerah namanya Cikidang. Jarak dari Alun-Alun Cicurug ke percabangan ini sekitar 12 km.
image host

image host

Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

By Zaidan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *