Hai semuanya, apa kabar? Kemarin kita sudah coba buat iSCSI storage di TrueNAS (selengkapnya cek link ini: https://zaidan.web.id/2026/08/12/membuat-iscsi-storage-di-truenas/). Kita akan lanjutkan menghubungkan storage tersebut ke cluster Proxmox VE dan dijadikan sebagai shared storage.
Skenario Lab
Kita akan gunakan dua buah cluster PVE. Dapat diibaratkan (untuk penggunaan enterprise) cluster A: production, cluster B: disaster recovery.
Nantinya, VM yang ada di cluster A akan direplikasi ke cluster B. Kedua cluster memiliki storage masing-masing dan tidak berbagi LUN.
iSCSI yang sudah diinstal kemarin tidak bisa langsung digunakan untuk menyimpan data. Kita perlu lakukan konfigurasi tambahan. iSCSI bertindak sebagai block device yang menyediakan LUN.
Logical Unit Number (LUN) merupakan identifikasi untuk untuk membedakan storage block di iSCSI. Contoh fungsinya adalah untuk membagi kapasitas storage sesuai kebutuhan server dan membatasi akses (server mana saja yang punya akses r/w ke LUN tertentu).
Konfigurasi Cluster A
Discovery & Login ke Target
Sebagai informasi tambahan, alamat IP yang digunakan pada pengujian kali ini adalah 192.168.9.46. Selanjutnya, kita lakukan proses discover target dari cluster A, atau proses “penelusuran” SAN.
# iscsiadm -m discovery -t sendtargets -p 192.168.9.46
iqn.2005-10.org.freenas.ctl:iscsi-a
Selanjutnya, login ke target dan cek sesinya.
# iscsiadm -m node \
-T iqn.2005-10.org.freenas.ctl:iscsi-a \
-p 192.168.9.46:3260 \
--login
# iscsiadm -m session
Setelah login, biasanya akan muncul disk baru (misalnya sdf dalam pengujian ini). Kita bisa cek pakai perintah berikut:
# lsblk
/dev/sdf
Konfigurasi PV & VG
Selanjutnya kita akan konfigurasi PV (Physical Volume) dan VG (Volume Group).
- PV. Disk fisik atau partisi mentah (misalnya
/dev/sdf) yang disiapkan agar LVM dapat mengenali disk tersebut. Dikonfigurasi dengan perintahpvcreate.pvcreate /dev/sdf
- VG: Kolam penyimpanan (storage pool) gabungan dari satu atau beberapa PV. Dari VG, kita juga dapat membagi lagi storage-nya menjadi *LV (Logical Volume*) yang dapat digunakan untuk penyimpanan VM.
vgcreate vg-san-a /dev/sdfMenambahkan Storage ke PVE
Setelah VG dibuat, kita tambahkan storage ke dalam cluster. Tahapan ini bisa dilakukan via CLI (GUI juga seingatku bisa).
#nano /etc/pve/storage.cfg
iscsi: SAN-A-ISCSI
portal 192.168.9.46
target iqn.2005-10.org.freenas.ctl:iscsi-a
content none
lvm: SAN-A-LVM
vgname vg-san-a
content images
shared 1
Entri
shared 1memberi tahu sistem bahwa storage tersebut digunakan bersama oleh seluruh node yang ada di dalam cluster.
Integrasi dengan Node Lain di Cluster
Karena sistem yang digunakan pada pengujian berupa cluster (isinya 3 server), kita perlu lakukan beberapa langkah juga pada server 2 &3 (nama server di cluster A = pve1, pve2, pve3). Jalankan perintah berikut pada pve2 dan pve3:
#iscsiadm -m discovery -t sendtargets -p 192.168.9.46
#iscsiadm -m node \
-T iqn.2005-10.org.freenas.ctl:iscsi-a \
-p 192.168.9.46:3260 \
--login
#pvscan
#vgscan
#vgchange -ay vg-san-a
Jika berhasil, kita bisa gunakan perintah vgs vg-san-a akan menampilkan VG yang sama pada seluruh node.
Testing
Kita bisa lakukan pengujian sederhana dengan membuat VM baru yang storage-nya diarahkan ke SAN/LVM yang baru dibuat. Tidak perlu instal OS, hanya VM kosongan saja.
#lvs vg-san-a
vm-105-disk-0
Selain itu, kita juga bisa uji dengan cara migrasi ke node lain dalam cluster.
Konfigurasi Cluster B
Setelah cluster A berhasil, implementasi cluster B menjadi lebih mudah.
Langkah-langkahnya sama:
- Discovery iSCSI
- Login ke target
- Buat PV
- Buat VG
- Tambahkan storage Proxmox
Perbedaannya ada di nama storage:
iSCSI Target : iscsi-b
Volume Group : vg-san-b
Storage ID : SAN-B-LVM
Konfigurasi storage:
iscsi: SAN-B-ISCSI
portal 192.168.9.46
target iqn.2005-10.org.freenas.ctl:iscsi-b
content none
lvm: SAN-B-LVM
vgname vg-san-b
content images
shared 1
Penutup
Tujuan akhir lab ini sebenarnya bukan sekadar membuat shared storage, namun untuk simulasik skenario Disaster Recovery menggunakan Nakivo Backup & Replication. Jika cluster A mengalami gangguan, maka VM hasil replikasi pada Cluster B dapat dijalankan menggunakan SAN-B.
Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.