Membuat iSCSI Storage di TrueNAS

Hai semuanya, apa kabar? Kita akan coba buat konfigurasi storage berbasis iSCSI di TrueNAS. Skenario pengujian yang nantinya akan dilakukan adalah menyediakan beberapa storage yang dapat digunakan oleh beberapa cluster Proxmox VE. Ibarat dengan TrueNAS ini kita seolah-olah bikin dua SAN untuk cluster-A dan cluster-B.

Menambahkan Disk Baru

Kondisi awal server TrueNAS-nya memiliki dua disk. Satu untuk sistem TrueNAS-nya, satu lagi sudah digunakan (sudah jadi pool). Karena TrueNAS yang digunakan pada pengujian kali ini berupa VM di PVE, kita tambahkan dulu dua disk baru untuk TrueNAS-nya.

 

Karena VM TrueNAS yang digunakan sudah aktif fitur hotplog-nya, disk yang baru ditambahkan otomatis muncul pada dashboard (statusnya masih unused). Dari halaman Storage, pilih tombol Create Pool.

 

  • General Info. Beri nama pool-nya. Misalnya SAN-A.
  • Data. Karena kita mau buat pool untuk satu disk per pool, pada opsi Layout, isi dengan Stripe. Ukuran disk (60G) akan terdeteksi secara otomatis. Width & VDEV isi saja dengan nilai 1. Opsi lain tidak perlu diisi pada pengujian kali ini. Langsung saja pilih Save And Go To Review> Create Pool.

 

Apabila sudah selesai, unused disk-nya tinggal 1. Lakukan hal yang sama untuk disk kedua (yang akan dijadikan SAN-B.

 

Membuat Zvol

Setelah pool dibuat, kita masih perlu membuat zvol. Nantinya, zvol akan menjadi block device yang akan diekspos oleh TrueNAS via iSCSI. Buka menu Datasets> Add Zvol.

 

Kita buat dulu untuk SAN-A.

  • Zvol name. Beri nama untuk zvol-nya, misalnya san-a.
  • Size for this zvol. 45G. Tidak direkomendasikan untuk memberi ukuran hampir mendekati ukuran dari pool-nya.

     

Lakukan hal yang serupa untuk SAN-B.

 

Konfigurasi iSCSI

Buka menu Shares> Block iSCSI Shares Targets. Kita akan membuat dua target (iscsi-a dan iscsi-b). Pada pengujian kali ini, TrueNAS yang digunakan sudah memiliki target yang pernah dibuat (waktu itu aku pakai untuk XCP-ng, dibiarkan saja). Pilih tombol Wizard.

 

Masing-masing target diarahkan ke Zvol yang sesuai.

iSCSI-A

 


Target: iscsi-a
Storage: SAN-A / san-a

iSCSI-B

 


Target: iscsi-b
Storage: SAN-B / san-b

Kesimpulan/Penutup

Pengujian ini sebenarnya untuk mensimulasikan kondisi di mana ada lebih dari satu storage backend yang nantinya bisa digunakan oleh cluster.

Daripada langsung menggunakan satu storage besar, alternatifnya adalah membuat:

SAN-A
SAN-B

supaya nantinya lebih mudah untuk melakukan testing dan membedakan masing-masing storage.

Misalnya nanti kita bisa mencoba:

Proxmox Cluster
      │
      ├── SAN-A
      │
      └── SAN-B

dan melihat bagaimana Proxmox mengenali serta menggunakan masing-masing storage tersebut.

Jadi sekarang TrueNAS sudah siap berperan sebagai iSCSI storage server.

Tahap berikutnya sebenarnya adalah menghubungkan target tersebut dari sisi Proxmox VE.
Selanjutnya adalah discovery target iSCSI, login ke target, memastikan LUN terbaca, kemudian menggunakannya sebagai storage yang bisa diakses oleh node-node Proxmox. Tapi… aku masih testing (saat tulisan ini dibuat) dan belum selesai.

Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

By Zaidan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *