Agenda training Proxmox VE di kantor selesai hari Ahad – 21 Juni. Tadinya aku mau berangkat besoknya (Senin – 22) tapi berhubung kondisiku masih kurang istrahat, jadi aku rencanakan berangkatnya hari Selasa aja. Malamnya (habis training, malam Senin) aku tidur dengan enak banget dan bangun juga sebelum subuh. Well-rested. Hari Seninnya (karena udah masuk agenda libur) aku pakai aja untuk rapihin motor dan persiapan lain (yang fotonya aku pasang di tulisan sebelumnya).
Malamnya… (Senin malam/malam Selasa) aku ga bisa tidur. Mirip kaya anak kecil kalo besoknya mau study tour. Aku sempet tidur sih tapi kebangun jam 1-2. Baru bisa tidur lagi jam setengah 4 pagi. Akhirnya waktu keberangkatan ditunda. Jam berangkat awalnya aku rencanain jam 6 pagi, tapi akhirnya aku berangkat jam 7 pagi. Sebenarnya kalau aku cek di Youtube, yang touring ke Ciletuh biasanya berangkat pas Subuh. Kalo aku berangkat jam 7 berarti “kesiangan banget”. Oiya, motorku H-1 udah aku penuhin bensinnya, dan pas berangkat, trip-meter-nya juga aku reset.
Rutenya dari Cibitung, aku ke arah Setu. Pagi-pagi tentunya bareng orang-orang yang kerja ke arah Cikarang. Perjalanan ke arah Cileungsi-nya yaa… mostly nothing special dan gak aku ceritain lebih detail.

Di gerbang Metland Cileungsi ke arah selatan ada kemacetan (dekat RS Mary), ternyata ada perbaikan jalan (buka-tutup). Persimpangan Cileungsi (flyover) juga sekarang kelihatannya lebih rapi, dan traffic light-nya berfungsi.
Rute selanjutnya (dari Cileungsi) adalah melewati Jl Raya Transyogi > Cikeas (kawasannya SBY) > Akses Tol Cimanggis (kawasan Brimob).

Di Jl Akses Tol Cimaggis juga ada masjid besar, namanya Masjid Ash Shiddiq. Aku baru sekali sholat di sini (udah lama juga, pas kuliah di Bogor). Di sekitarnya juga ada tukang jajanan.

Jl Akses Tol Cimanggis ini dulunya lebih sepi (sekarang juga masih sepi sih). Tapi kalau sekarang udah lebih banyak bangunan (instansi pemerintah atau markas TNI/Polisi/Brimob dan kawasan pertokoan).
Selepas jalan ini, nama daerahnya adalah Leuwinanggung (katanya daerahnya Iwan Fals). Lalu ada terowongan kolong tol yang cuma bisa lewat satu arah mobil (jadinya ganti-gantian).

Selanjutnya adalah kawasan elit, Podomoro Golf View. Ada juga masjid besar (Masjid At-Thohir) yang ga jarang banyak dikunjungi banyak orang. Waktu 2025 hari libur 1 Muharram, bertepatan hari Jum’at. Pengunjungnya banyak banget. Aku juga kebagian sholat bukan di ruang utama tapi di basement-nya.

Lanjut, aku cuma mampir aja ke Podomoro Golf View ini. Rute aslinya ke arah Tapos, Depok. Di dekat Podomoro juga ada rumah teman kuliahku (Yanuar), dia juga ada usaha rumah makan.
(barangkali berminat)
Jalan Raya Tapos ini nantinya tembus di daerah Pasar Cibinong, tapi di Maps diarahkan ke kampung dan tembus langsung ke Jalan Raya Bogor (jalan utama).

Sampai di Bogor Kota, gak lupa aku mampir ke tempat tinggalku dulu (sekarang jadi gudang paket) dan mampir juga ke IPB Vokasi (makin bagus aja sekarang).

Walaupun aku kuliah di Bogor (2017-2020), tapi selama itu aku gak pernah masuk ke Kebun Raya Bogor wkwk.

Di Bogor, aku mampir juga ke rumah temanku di daerah Batutulis (yang akses normalnya gak bisa dilewati sejak tahun lalu) lewat jalur alternatif.

Jalur alternatifnya lewat dekat BNR (Bogor Nirwana Residence), lewat kampung. Jalanannya kecil dan cukup ngeri pas lewat jembatannya (tapi pemandangannya lumayan).

Akhirnya sampai di rumah temanku sekitar jam 10 pagi. Tulisan bagian ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

