Hai semuanya, apa kabar? Aku mau sharing pengalamanku beberapa hari lalu. PC yang aku gunakan disk-nya ada dua. Satu Linux dan satu Windows. Saat itu aku update Windowsnya tapi beberapa kali restart masih gagal. Akhirnya pas booting bukannya masuk ke Linux atau Windows, tapi muncul command line GRUB.
Sekalian aja tulisan ini jadi catatan troubleshoot-nya.
Dari halaman GRUB, kita jalankan perintah ls untuk menampilkan daftar disk dan partisi yang aktif.
Dari capture di atas, masih terdeteksi dua disk yaitu hd0 dan hd1 beserta partisi atau direktori yang ada di dalamnya. Kita bisa identifikasi atau cek partisi tersebut dengan format ls (hdx,gptx) (x-nya disesuaikan). Contoh output:
ls (hd0,gpt1)/-> Menampilkan folder/efi/(Partisi Boot EFI Windows).ls (hd0,gpt3)/-> Menampilkan folderWindows,Program Files(Partisi C: Windows).ls (hd1,gpt2)/-> Menampilkan folderboot,etc,home,usr(Root Linux Ubuntu).
Setelah kita tahu mana disk yang Linux dan Windows, kita bisa masuk ke Linux. Gunakan perintah berikut di GRUB:
set prefix=(hd1,gpt2)/boot/grub
set root=(hd1,gpt2)
insmod normal
normal
Kalau mau masuk ke Windows:
set root=(hd0,gpt1)
chainloader /efi/Microsoft/Boot/bootmgfw.efi
boot
Aku sempat coba masuk ke Linux dan berhasil. Tapi pas restart, balik ke GRUB lagi. Kali ini yang perlu dikonfigurasi adalah pada BIOS-nya.
Dari menu BIOS, pilih menu Boot> BBS Priorities dan arahkan ke boot option yang sesuai (dalam case ini aku ubah ubuntu (tecmiyo) jadi ubuntu (scy) – ada dua mungkin karena dulu aku pernah migrasi OS dari satu disk ke disk lain).
Akhirnya bisa masuk ke boot menu lagi (yang ada opsi buat lanjut boot pakai Linux atau mau masuk Windows). Untuk mengurangi risiko hal yang sama, kita bisa coba masuk ke Linux dan edit konfigurasi GRUB-nya. Buka file /etc/default/grub dan ubah nilai GRUB_DISABLE_OS_PROBER dari true menjadi false:
GRUB_DISABLE_OS_PROBER=false
Lalu, update dengan perintah sudo update-grub.
Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.