Instalasi Debian Net Install

Hai semuanya, apa kabar? Kali ini aku mau sharing cara instalasi Debian, tapi yang digunakan adalah Debian Netinst (Network Installer). Bedanya adalah file instalasinya relatif kecil (hanya ratusan MB). Filenya kecil karena basic installer*-nya hanya memuat sistem dasar saja dan paket instalasi lain akan diunduh dari internet.

Pengujian kali ini niatnya aku mau deploy VM baru di lab environment PVE yang fresh atau benar-benar baru diinstal dan mau pasang VM yang installer-nya gak terlalu besar. Untuk keperluan testing

Persiapan Installer

File instalasi bisa didapatkan dari situs resmi Debian: www.debian.org/download dan pilih saja yang opsi netinst. Salin saja link-nya agar nanti kita unduh langsung di PVE.

 

  • Salin link download.
  • Buka PVE> Storage (contohnya local)> ISO Images > Download from* URL.
  • Masukkan link, pilih tombol Query URL.
  • PVE akan discover link-nya.
  • Pilih tombol Download.

Pembuatan VM

Buka PVE dan pilih tombol Create VM (ada di kanan atas layar). Berikut ini detail VM yang digunakan pada pengujian kali ini:

 

  • Disk 8 GB.
  • CPU 1 core.
  • RAM 2 GB.

Konfigurasi lain banyak yang aku biarkan default.

Instalasi

Jalankan VM dan pastikan VM boot ke file instalasi Debian.

 

  • Ada beberapa opsi. Instalasi bisa pakai GUI ataupun non GUI (kali ini pilih *Install instead of Graphical Install).
  • Pilih bahasa (English).
  • Pilih lokasi (Other> Asia> Indonesia> US (locale)).
  • Keymap pilih saja American English.

Selanjutnya adalah konfigurasi yang berkaitan dengan jaringan dan administrasi sistem.

 

  • Atur hostname, nama domain, dan root password.
  • Beri nama &pass untuk non-root user (sistem akan membuat akun baru non-root).
  • Pilih zona waktu (Western – Sumatera, Jakarta etc).

Selanjutnya adalah konfigurasi yang berkaitan dengan disk.

 

  • Opsi partisi pilih saja Guided – use entire disk karena aku ingin pakai full disk aja tanpa partisi (biar gampang).
  • Konfirmasi disk.
  • Pilih opsi partisi (aku pilih saja yang default yaitu All files in one partition).
  • Konfirmasi.

Selanjutnya adalah konfigurasi terkait packages.

 

  • Agar instalasinya cepat, kita bisa skip proses scan media instalasi lain (karena pada pengujian kali ini tidak menggunakan media tambahan lagi).
  • Pilih lokasi mirror .
  • Konfigurasi proxy (bisa dilewati/dikosongkan).
  • Konfirmasi survey (No).
  • Pilihan instalasi aplikasi tambahan. Pilih saja yang penting (ada pilihan GUI juga – tapi aku tidak pilih).
  • Konfigurasi GRUB (Yes> pilih *disk).

Selesai, reboot.

Installed

Masuk ke Debian setelah VM menyala kembali. Gunakan akun dan pass yang tadi dibuat saat instalasi. Debian berhasil terinstal dan kita berhasil masuk. Sekalian test jaringan juga. Ternyata jaringannya diberikan IP dan koneksi secara otomatis/ via DHCP.

 

Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

By Zaidan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *