Hai semuanya, apa kabar? Masih ada beberapa hal yang masih perlu aku pelajari terkait storage di Proxmox VE, misalnya iSCSI dan LVM. Misalnya kita punya NAS/SAN dan kita hubungkan ke Proxmox VE menggunakan protokol iSCSI. Berhasil menghubungkan PVE dengan SAN via iSCSI bukan berarti storage tersebut otomatis langsung bisa dipakai di PVE.
Misalnya, kita simulasikan SAN-nya dengan server TrueNAS yang menyediakan storage sebesar 100GB via iSCSI ke PVE. Setelah PVE login ke target storage, sistem (PVE) akan melihat LUN (Logical Unit Number – identifikasi untuk storage) sebagai block device. Misalnya kita gunakan perintah lsblk, LUN tersebut akan muncul seperti sdb 100G.
Sampai tahap di atas, iSCSI tidak peduli storage tersebut akan difungsikan sebagai apa karena oleh klien (dalam hal ini PVE) dianggap sebagai block device. iSCSI tidak mengatur penggunaan block device pada sisi klien.
Agar kita dapat menggunakan storage tersebut, kita bisa menggunakan LVM untuk mengelola block device menjadi logical storage dengan konsep berikut:
- PV – Physical Volume. Merupakan block device yang akan dikelola oleh LVM. Misalnya
/dev/sdb. PV bukanlah storage baru, namun cara LVM mengelola block device. - VG – Volume Group. Ibarat storage pool yang dikelola oleh LVM. VG dapat terdiri dari beberapa PV.
- LV – Logical Volume. Merupakan partisi virtual yang dibentuk dari VG. Dapat di-mount dan digunakan untuk penyimpanan data.
Saat kita melakukan konfigurasi storage di PVE, sama dengan memberi tahu sistem PVE bagaimana cara menggunakan storage yang sudah tersedia pada sistem. Misalnya, saat kita hubungkan PVE dengan iSCSI, kita “menumpuk” LVM di atas target iSCSI tersebut (berkaitan dengan PV, VG, dan LV di atas). Setiap kali kita membuat VM baru, PVE otomatis membuat virtual disk dari LV (contohnya vm-100-disk-0).
Kenapa menggunakan iSCSI + LVM?
- Manajemen Disk Otomatis. Proxmox VE dapat membuat, menghapus, dan mengubah ukuran disk VM secara instan tanpa perlu mengonfigurasi LUN baru di TrueNAS setiap kali membuat VM.
- Mendukung Fitur Cluster (Shared Storage). Beberapa node Proxmox VE dalam satu cluster dapat membaca Volume Group (VG) yang sama di atas iSCSI. Hal ini memungkinkan kita untuk melakukan fitur Live Migration.
- Performa I/O Cepat. Karena berjalan langsung di atas block device tanpa lapisan file system tambahan (seperti ext4 atau xfs), latensi baca/tulis disk VM menjadi jauh lebih rendah.
Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.