Instalasi Guest Tools di XCP-ng
Hai semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau sharing lagi mengenai XCP-ng. Belakangan ini saya masih “ngulik” XCP-ng. Banyak hal yang sama, juga banyak hal yang berbeda apabila dibandingkan dengan…
Hai semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau sharing lagi mengenai XCP-ng. Belakangan ini saya masih “ngulik” XCP-ng. Banyak hal yang sama, juga banyak hal yang berbeda apabila dibandingkan dengan…
Hai semuanya, apa kabar? Bahas virtualisasi, kayaknya kurang lengkap kalau belum bahas konsep clustering– yaitu konsep di mana kita bisa menggabungkan dua atau lebih server menjadi satu kesatuan dalam manajemennya.…
Hai semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau coba ulik lagi XCP-ng. Sebelumnya kita sudah coba untuk memindahkan VM ke host lain namun dalam kondisi mati. Sekarang kita coba pindahkan…
Halo semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau coba bagaimana cara migrasi VM ke host XCP-ng lain yang sudah tergabung ke dalam pool. Pada tulisan sebelumnya sudah dibahas bagaimana cara…
Hai semuanya, apa kabar? Kali ini kita akan coba tambahkan satu lagi server XCP-ng dan kita tambahkan ke dalam pool menggunakan XOA. Untuk spek dari server kedua ini adalah 8…
Hai semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau bahas XCP-ng lagi. Salah satu fitur dari XCP-ng adalah mendukung berbagai jenis storage, termasuk NFS. Pada tulisan kali ini saya mau bahas…
Hai semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau bahas XCP-ng lagi, tepatnya tentang XOA. Sebelumnya saya sudah pernah tulis tentang cara deploy XOA melalui XO-Lite: https://zaidan.web.id/2025/09/29/xen-orchestrator-xoa-web-ui-untuk-mengelola-xcp-ng/ Kali ini saya mau…
Hai semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau coba salah satu fitur yang ada di XCP-ng yaitu import dari VMware. Menunya saat ini baru bisa diakses dari XOA (XO Lite…
Hai semuanya, apa kabar? Kali ini kita akan coba untuk membuat NFS server menggunakan VM Debian yang berada di atas Proxmox VE. Persiapan Sebelum Instalasi Qemu Guest Agent Di sini…
Hai semuanya, apa kabar? Kali ini kita akan coba untuk menjalankan aplikasi sebagai service di Linux menggunakan systemd. Apa bedanya dengan menjalankan aplikasi biasa? Apabila kita menjalankan aplikasi seperti biasa…