Implementasi software-defined storage di Proxmox VE menggunakan Ceph, terdapat fitur pengelompokan jenis storage, yaitu Ceph Device Classes. Secara otomatis, Ceph dapat mendeteksi jenis storage yang digunakan dan memberikan label seperti hdd & ssd. Namun kita juga dapat memberikan label ini secara manual.
Manfaatnya adalah kita dapat membuat semacam pool khusus untuk pengelompokkan storage berdasarkan kebutuhan/beban kerjanya. Misalnya untuk database akan menggunakan pool SSD.
Nantinya, pengelompokkan jenis storage ini akan berkaitan dengan CRUSH Rule, yaitu “instruksi” untuk menentukan distribusi data berdasarkan kriteria yang kita inginkan/atur.

Identifikasi OSD
Kondisi awal adalah Proxmox VE dengan tiga buah host (clustered), sudah diinstal Ceph, dan masing-masing host sudah memiliki dua buah OSD (set otomatis).

Kita juga dapat melihat status OSD dari CLI. Gunakan perintah ceph osd tree. Gambar di bawah menampilkan seluruh OSD masih berlabel hdd.

Kita lakukan penyesuaian label secara manual. Pertama, kita akan hapus label lamanya terlebih dahulu. OSD yang akan kita hapus statusnya (dari hdd) adalah osd.3 s.d. osd.5.
ceph osd crush rm-device-class osd.3 osd.4 osd.5
Selanjutnya, kita buat label baru (ssd) untuk ketiga OSD tersebut.
ceph osd crush set-device-class ssd osd.3 osd.4 osd.5
set osd(s) 3,4,5 to class 'ssd'
Membuat Crush Rule & Pool
Walaupun kita sudah atur osd.3 s.d. osd.5 sebagai ssd, kita tetap perlu melakukan konfigurasi CRUSH secara manual. Kita akan buat rule baru untuk menentukan kebijakan distribusi data. Kita buat aturan agar data hanya masuk ke kelompok disk tertentu.
# HDD rule:
ceph osd crush rule create-replicated rule-hdd default host hdd
# SSD rule:
ceph osd crush rule create-replicated rule-ssd default host ssd
Selanjutnya, kita buat Pool atau penyimpanan melalui web UI Proxmox VE. Pilih host> Ceph> Pool > Create.

Pilih Advanced (checkbox) . Beri nama pool-nya. Misalnya Ceph-HDD. Pada bagian Rule, pilih rule yang sesuai (rule-hdd). Pilih Create untuk melanjutkan.

Lakukan hal yang sama untuk pool selanjutnya. Buat pool baru untuk rule-ssd.

Gambar di bawah menampilkan kedua pool sudah muncul baik pada menu Ceph ataupun panel sebelah kiri.

Penutup
Dengan menerapkan Device Classes & CRUSH Rules, administrator memiliki kendali lebih baik terhadap penempatan data. Sistem dapat melayani aplikasi atau workload yang tinggi dengan Ceph-SSD, sedangkan untuk aplikasi yang tidak terlalu intens dan lebih mementingkan efisiensi biaya dapat menggunakan Ceph-HDD.
Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.