Mengganti Alamat IP Server NFS Debian (Proxmox VE)

Hai semuanya, apa kabar? Kali ini, kita akan membahas cara mengubah alamat IP server NFS (Debian) yang digunakan sebagai shared storage untuk cluster Proxmox VE.

Alasan Pemisahan IP

Pemisahan IP atau pembuatan jaringan terpisah untuk NFS dilakukan dengan beberapa tujuan:

  1. Isolasi storage traffic. Agar lalu lintas data NFS tidak “bercampur” dengan lalu lintas data untuk manajemen cluster (misalnya web interface, SSH, atau service lainnya).
  2. Performa dan stabilitas. Dengan jaringan terpisah, jalur komunikasi antara host Proxmox VE dan NFS dapat lebih terarah dan dapat mengurangi risiko bottleneck akibat adanya traffic lain.
  3. Keamanan jaringan. Akses ke storage dibatasi hanya dari jaringan tertentu, sehingga dapat lebih aman dari akses luar yang tidak diinginkan.

Menambahkan Interface Baru di Server NFS

NFS yang digunakan adalah Debian dan berjalan sebagai VM di Proxmox VE. Pertama, kita perlu menambahkan network interface baru melalui konfigurasi Proxmox VE.
image host
Untuk menambahkan interface baru, pilih menu Hardware> Add Network Device. Langsung saja pilih Add.

Setelah interface baru (ens19) dibuat, kita tambahkan alamat IP dan konfigurasi lainnya untuk interface tersebut. Kita akan gunakan alamat IP 10.0.1.30. File konfigurasinya terletak di /etc/network/interfaces.

Untuk penambahan IP baru ini, kita tidak tambahkan IP gateway, ya.
image host

Simpan file dan terapkan konfigurasi dengan perintah systemctl restart networking.

Lalu verifikasi (apakah alamat IP sudah berhasil dipasang atau belum) dengan menggunakan perintah ip a,
image host

Menambahkan Bridge di Tiap Host Proxmox (Cluster)

Agar host Proxmox VE (dalam cluster, namanya zaidan-1 s.d. zaidan-3) dapat berkomunikasi di jaringan storage 10.0.1.x, kita buat bridge baru pada tiap host.

Alamat IP yang digunakan zaidan-1 s.d. zaidan-3 adalah 10.0.1.171-173. Pastikan juga bridge baru ini mengarah ke interface yang sesuai (dalam pengujian kali ini, diarahkan ke interface ens20 milik host 1-3).

Update File Ekspor NFS

File konfigurasinya terletak di /etc/exports. Kita sesuaikan agar jaringan yang dapat mengakses NFS adalah jaringan 10.0.1.0 (atau bisa juga di-set ke alamat IP secara spesifik).
image host

Terapkan konfigurasinya dengan menjalankan perintah tersebut (sekalian dicek juga statusnya).

/usr/sbin/exportfs -a
systemctl restart nfs-kernel-server
systemctl status nfs-kernel-server

image host

Uji Koneksi

Dari salah satu host Proxmox VE (misalnya zaidan-1), coba lakukan ping ke 10.0.1.30. Gambar di bawah menampilkan ping sukses dilakukan.
image host

Update Konfigurasi Storage di Proxmox VE

Edit file konfigurasi /etc/pve/storage.cfg dan ubah IP NFS dari 192.168.9.30 menjadi 10.0.1.30.
image host

Apabila di Proxmox VE-nya, layanan NFS masih muncul tanda ?, kita bisa lakukan beberapa langkah. Misalnya restart NFS-nya:

systemctl restart nfs-kernel-server

Atau restart service pada Proxmox VE.

systemctl restart pve-cluster.service
systemctl restart pvedaemon.service

Verifikasi

Cek Datacenter> Storage dan lihat apakah alamat IP yang digunakan pada NFS sudah berubah menjadi 10.0.1.30 atau belum.
image host

Penutup

Dengan pemisahan jaringan seperti ini, komunikasi antara cluster dan storage jadi lebih efisien. Pendekatan semacam ini juga sering digunakan di lingkungan production, misalnya jaringan untuk manajemen, jaringan VM, dan jaringan storage dipisahkan untuk menjaga performa dan stabilitas.

Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

By Zaidan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *