Hai semuanya, apa kabar? Di tulisan sebelumnya kita sudah coba konfigurasi TrueNAS agar dapat digunakan sebagai iSCSI Storage. Selanjutnya, kita akan hubungkan storage ini ke XCP-ng.

Langkah-Langkah Konfigurasi
Buat Storage Baru
Buka dashboard XOA, lalu pilih menu New> Storage. Nanti akan muncul jendela konfigurasi untuk menambahkan storage baru.

Konfigurasi Parameter Storage
- Host: Pilih server XCP-ng yang akan dihubungkan ke storage.
- Name: Beri nama untuk storage yang akan ditambahkan. Misalnya
iSCSI. - Description: Deskripsi singkat terkait storage yang akan ditambahkan.
- Select storage type: iSCSI.
Konfigurasi Network
Pada bagian Settings> Server, masukkan alamat IP dari TrueNAS/server iSCSI-nya. Lalu pilih ikon 🔍︎.
Apabila XCP-ng berhasil menjangkau alamat IP tersebut, akan muncul kolom IQN dan LUN (isinya akan muncul/tersedia secara otomatis).
- IQN – iSCSI Qualified Name: Nama unik dari perangkat iSCSI. Tiap storage server (dalam hal ini TrueNAS) dann initiator (dalam hal ini XCP-ng) memiliki IQN unik agar tidak “tertukar” saat berkomunikasi di jaringan.
- LUN – Logical Unit Number: Merupakan partisi spesifik dalam storage yang ditambahkan. LUN merepresentasikan slice storage (seperti Zvol yang kita buat di TrueNAS) yang bisa digunakan oleh XCP-ng.
Pada bagian bawah (Summary), akan ditampilkan keterangan beberapa konfigurasi yang kita pilih. Apabila sudah sesuai, pilih tombol Create untuk melanjutkan.

Validasi
Apabila penambahan storage berbasis iSCSI sudah berhasil, kita akan dapat melihat storage tersebut dari XOA seperti gambar di bawah ini. Storage pun siap digunakan untuk menyimpan data seperti VM disk.

Penutup
Sesi kali ini kita berhasil mengintegrasikan storage berbasis iSCSI yang dibangun di atas TrueNAS ke server XCP-ng menggunakan dashboard XOA. Inti dari proses kali ini adalah mapping komponen seperti IQN dan LUN agar storage dapat digunakan untuk menyimpan VM disk di XCP-ng.
Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.