Hai semuanya, apa kabar? Kali ini kita akan ulik lagi TrueNAS. Selain dapat digunakan sebagai NFS, kita juga dapat memanfaatkan TrueNAS sebagai iSCSI.
iSCSI (Internet Small Computer Systems Interface) adalah protokol yang memungkinkan perintah SCSI melalui jaringan IP. Sederhananya, server TrueNAS akan terlihat seolah-olah sebagai disk fisik yang terpasang langsung pada komputer/sistem milik klien.
Perbedaan iSCSI dan NFS
- iSCSI: Block-level storage. OS akan menganggap storage ini sebagai raw disk yang bisa kita sesuaikan/format dengan leluasa. Cocok untuk database atau OS untuk VM.
- NFS: File-level storage. OS akan menganggap storage ini sebagai shared folder di jaringan. Cocok untuk melakukan kegiatan file-sharing namun kurang cocok untuk workload berat karena overhead yang lebih tinggi.
Konfigurasi iSCSI di TrueNAS
Pada tulisan kali ini kita tidak membahas cara instalasi TrueNAS. Kalau mau lihat caranya, bisa cek link blog saya di sini (atau di sini kalau mau lihat lebih banyak). Gambar di bawah ini adalah login page untuk masuk ke web dashboard dari TrueNAS.

Membuat Storage Pool
Gambar di bawah ini adalah halaman utama dari web dashboard TrueNAS yang masih kosong (freshly installed). Pertama, kita perlu menyiapkan storage pool terlebih dahulu.

Buka menu Storage, kita lihat belum ada pool yang dibuat. Pilih tombol Create Pool.

Disk yang akan digunakan pada pengujian kali ini adalah satu buah disk berukuran 100G. Karena hanya ada satu disk, maka opsi layout yang dipilih adalah Stripe (no redundancy). Pilihan lain seperti Width & Number of VDEV dibiarkan default saja.

Pilih Save And Go To Review. Kita lewati pilihan opsional seperti log, spare, cache, metadata, dan dedup, dan kita langsung ke menu Review.

Menu Review akan menampilkan ringkasan konfigurasi yang dipilih. Akan ada peringatan karena disk yang digunakan hanya satu disk tanpa redundansi. Pilih tombol Create Pool untuk konfirmasi dan melanjutkan proses pembuatan storage pool.

Apabila kita cek halaman Storage, kita bisa lihat pool baru dengan nama… Pool sudah berhasil ditampilkan.

Konfigurasi Zvol
Buka halaman Datasets. Gambar di bawah ini menampilkan dataset dari Pool sudah ada. Pilih item tersebut.

Gambar di bawah ini menampilkan informasi lebih lengkap terkait dataset tersebut. Selanjutnya, kita akan membuat Zvol baru. Pilih tombol Add Zvol.

ZVol (ZFS Volume) adalah jenis dataset di ZFS yang digunakan khusus untuk menyediakan ruang untuk protokol seperti iSCSI.
Beri nama untuk ZVol baru, misalnya iscsi-xcp (karena nantinya akan dihubungkan dengan XCP-ng). Lalu, tentukan juga besar ukuran Zvol-nya (misal 50G). Opsi lain biarkan default saja. Pilih Save untuk menyimpan konfigurasi.

Gambar di bawah menampilkan sekarang dataset Pool sudah memiliki Zvol dengan nama iscsi-xcp.

Konfigurasi iSCSI Shares
Walaupun kita sudah berhasil membuat pool, dataset, dan zvol baru, namun storage berbasis iSCSI-nya belum siap dan belum dapat digunakan. Kita perlu lakukan konfigurasi shares-nya.
Buka menu Shares. Ada tiga opsi share yang dapat digunakan dari TrueNAS. Mulai dari SMB, NFS, dan yang akan kita gunakan pada pengujian kali ini, yaitu iSCSI. Pilih tombol Wizard (iSCSI) untuk mengatur share-nya agar storage dapat dijangkau oleh perangkat target kita.

Beri nama untuk share-nya, misalnya target-xcp (karena nantinya akan digunakan untuk di XCP-ng). Pastikan juga Device/Pool yang dipilih sudah sesuai. Untuk Sharing Platform, karena storage ini akan dihubungkan dengan XCP-ng, maka opsi yang dipilih adalah Xen. Pilih Next untuk melanjutkan.

Parameter selanjutnya adalah konfigurasi alamat IP. Pada konfigurasi ini (portal), kita perlu memasukkan alamat IP dari TrueNAS. Alamat IP ini akan digunakan sebagai “pintu masuk” bagi server untuk menemukan storage yang kita bagikan. Pilih tombol Save untuk melanjutkan.

Apabila muncul prompt untuk mengaktifkan layanan iSCSI, pilih Start.

Penutup
Sekarang, storage sebesar 50G berbasis iSCSI yang kita konfigurasi sudah siap untuk digunakan atau dihubungkan ke XCP-ng. Menerapkan iSCSI pada TrueNAS mendukung efisiensi tinggi bagi infrastruktur virtualisasi Anda. Langkah-langkah di atas dapat mendukung koneksi antara storage dan hypervisor berjalan optimal.

- Performa Maksimal: iSCSI bekerja pada level blok untuk kecepatan tinggi.
- Setup Mudah: Pemanfaatan Wizard mempercepat proses konfigurasi.