Hai semuanya, apa kabar? Kita akan lanjutkan lagi testing Proxmox VE-nya. Proses migrasi VM apalagi yang berukuran besar bisa jadi hal yang merepotkan. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah NFS Transit.
Kita akan menggunakan NFS sebagai “jembatan sementara” untuk memindahkan data dari server lama ke server baru. Seperti beberapa tulisan sebelumnya, kita akan gunakan PVE7 sebagai server asal dan PVE9 sebagai server tujuan.
Catatan: Kita juga bisa gunakan metode Clone VM di server lama instead of langsung execute pada VM. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan data asli VM tetap utuh pada server asal.
Membuat NFS Server di PVE9
Untuk server NFS-nya, kita bisa instal di server tujuan misalnya di PVE9.
- Instal NFS:
apt update && apt install nfs-kernel-server -y - Siapkan direktori:
mkdir -p /mnt/nfs-transit chown -R nobody:nogroup /mnt/nfs-transit chmod 777 /mnt/nfs-transitCatatan : untuk keperluan production, sesuaikan hak aksesnya, jangan gunakan
chmod 777 - Konfigurasi hak akses: Edit file
/etc/exportsdan tambahkan baris berikut agar NFS-nya bisa diakses oleh PVE7:/mnt/nfs-transit 192.168.9.44(rw,sync,no_subtree_check,no_root_squash) - Terapkan konfigurasi:
exportfs -a
Menghubungkan NFS ke PVE7
- Masuk ke Datacenter> Storage> Add > NFS.
- ID: Isi dengan
NFS-transit - Server: Isi dengan IP PVE9 (
192.168.9.45). - Export: Klik panah bawah, pilih
/mnt/nfs-transit. - Content: Pilih
Disk ImagedanISO Image.
Apabila berhasil, storage NFS-Transit akan muncul pada panel sebelah kiri dari PVE7.
Proses Migrasi VM
- Pastikan VM di server asal sudah dimatikan agar tidak ada data yang berubah saat proses salin data.
- Buka menu VM> Hardware> Hard Disk> Disk Action> Move Storage. Pilih NFS-Transit sebagai tujuannya. Gambar di bawah ini menampilkan VM 102 sudah menggunakan NFS sebagai storage-nya.

Buat VM Kosongan di PVE9
Data VM 102 (PVE7) sudah disimpan di NFS. Sekarang kita buat VM baru untuk “wadah”-nya di PVE9.
- Buat VM kosongan dengan ID sama (102). Bagian OS & Disk dikosongkan saja.

- Import disk via terminal. Buka Shell di PVE9 dan gunakan perintah berikut
qm importdisk 102 /mnt/pve/NFS-transit/images/102/vm-102-disk-0.raw ZFS-pool - Gambar di bawah ini menampilkan proses import-nya.

- Gambar di bawah menampilkan VM yang sudah menggunakan ZFS-pool (storage di PVE9).

- Statusnya masih Unused. Klik dua kali untuk menambahkannya (agar disk-nya bisa dipakai). Lalu pilih Add.

- Sesuaikan boot order-nya. Buka menu Options> Boot Order dan sesuaikan urutannya.

- Nyalakan VM. Gambar di bawah menampilkan VM yang berhasil dijalankan.

Catatan: Ada alternatif lain yang lebih cepat dibandingkan membuat VM kosongan terlebih dahulu. Salin saja file konfigurasi VM (seperti 102.conf) dari server asal ke server tujuan. Nantinya tinggal disesuaikan saja disk dan boot order-nya.
Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.