Skip to content

zaidan's blog

a newbie, writing IT-related stuff and some personal experiences

Menu
  • IT
  • Personal life/opinion
  • Linux
  • Sepeda
  • Proxmox
  • VM/Container
  • Kuliah/Catatan Kuliah
Menu

Panduan Instalasi Proxmox Backup Server

Posted on 29/04/2026 by Zaidan

Hai semuanya, apa kabar? Salah satu solusi backup untuk Proxmox VE adalah Proxmox Backup Server (PBS). Merupakan produk di luar Proxmox VE dan menyediakan fungsi backup & recovery untuk Proxmox VE. Meskipun Proxmox VE sudah memiliki fitur backup bawaan, namun fiturnya belum “maksimal” seperti belum mendukung incremental backup & deduplication (masih full backup). PBS menawarkan fitur “pelengkap” dari fitur yang belum ada pada backup bawaan Proxmox VE.

PBS dapat diinstal standalone (sebagai server sendiri di luar cluster PVE), juga dapat diinstal sebagai VM di dalam PVE.

Persiapan Awal

Download File ISO

Kita siapkan terlebih dahulu file iso-nya. Kita bisa unduh dari situs resmi Proxmox.
image host

Saat tulisan ini dibuat, versi PBS terbaru (stabil) adalah v4.1. Kalau kita ingin deploy PBS-nya sebagai VM, kita copy link-nya saja. Nanti kita masukkan di menu ISO-nya PVE.

Buka Storage (pada pengujian kali ini menggunakan local) > ISO Images> Download from URL.
image host

Tempelkan link-nya kemudian pilih tombol Query URL*. Nanti sistem akan mencoba akses ke link tersebut dan apabila berhasil, nama file dan ukurannya akan muncul. Lanjut pilih tombol Download.
image host

Gambar di bawah menampilkan proses download yang sedang berjalan.
image host

Apabila prosesnya sudah selesai, akan ada tulisan TASK OK.
image host

Gambar di bawah menampilkan file iso PBS yang sudah berhasil diunduh pada PVE.
image host

Buat VM & Instalasi PBS

Pada halaman PVE, pilih tombol Create VM untuk membuat VM baru. Pastikan untuk memilih file iso PBS saat pembuatan VM.
image host

Untuk pengujian kali ini, konfigurasi VM untuk PBS-nya adalah sebagai berikut:

  • CPU: 2 cores.
  • RAM: 4G.
  • Disk*: 1x 70 G (single disk);

Gambar di bawah adalah halaman awal instalasi PBS, yaitu halaman persetujuan pengguna/EULA. Pilih tombol I agree untuk menyetujui dan melanjutkan proses instalasi.

image host

Selanjutnya adalah konfigurasi disk. Kita bisa pilih tombol Options misalnya ingin mengatur jenis filesystem atau partisi secara manual. Karena kali ini kita pakai single disk dan tidak ingin melakukan konfigurasi lain, kita lanjut saja dengan memilih tombol Next.
image host

Selanjutnya adalah konfigurasi region/timezone. Sesuaikan dengan lokasi teman-teman. Apabila sudah, pilih tombol Next untuk melanjutkan.
image host

Isi password dan email untuk keperluan “administrasi sistem”. Pilih tombol Next untuk melanjutkan.
image host

Selanjutnya, isi hostname, alamat IP & DNS untuk PBS-nya. Pilih Next untuk melanjutkan.
image host

Halaman terakhir sebelum instalasi dilakukan adalah halaman konfirmasi. Periksa kembali konfigurasi yang sudah dipilih. Apabilla sudah sesuai dan ingin melanjutkan, pilih tombol Install.
image host

Gambar di bawah menampilkan proses instalasi yang sedang berjalan.
image host

PBS berhasil diinstal.
image host

Konfigurasi PBS

Untuk masuk ke dashboard dari PBS, buka web browser dan kunjungi alamat-IP:8007.
image host

Gambar di bawah menampilkan dashboard dari PBS. Setelah berhasil masuk, kita perlu set tempat yang akan digunakan sebagai lokasi penyimpanan backup.
image host

Apabila teman-teman menggunakan disk tambahan, format dulu dari menu Adminstration> Storage/Disks> Initialize Disk.

Buat Datastore

Karena kita (pada pengujian ini) tidak pakai disk tambahan, kita pilih menu Datastore> Add Datastore.
image host
Berikut ini adalah contoh isi yang digunakan dalam pengujian kali ini:

  • Name: Backup
  • Datastore Type: Local
  • Backing Path: /mnt/datastore-backup

Pilih tombol Add untuk menambahkan.

Konfigurasi Akun & Hak Akses

Penggunaan akun root untuk operasional backup sehari-hari tidak direkommendasikan. Kita buat saja akun yang memang ditujukan untuk operasional backup harian. Buka menu Configuration> Access Control> User Management. Pada gambar di bawah baru ada satu akun yaitu root. Pilih tombol Add untuk menambahkan akun baru.
image host

image host
Gambar di bawah menampilkan user baru dengan nama operator berhasil dibuat.
image host

Selanjutnya, buka menu Permissions> Add> User Permission untuk mengatur hak akses dari akun “operator”.
image host

image host

  • Path: /datastore/backup
  • User: operator@pbs
  • Role: DatastoreBackup.

Role DatastoreBackup dipilih karena role ini memungkinkan user untuk melakukan backup, restore, dan verifikasi datanya sendiri, tapi tidak punya izin untuk mengintip atau menghapus backup milik akun lain.

Pilih tombol Add untuk melanjutkan. Gambar di bawah menampilkan user “operator” sudah memiliki hak akses/role sendiri.
image host

Konfigurasi Namespace

Buka menu Datastore> Backup> Content. Ini adalah halaman Namespace. Namespace adalah mekanisme pembagian datastore secara logical. Misalnya datastore adalah gudang penyimpanan, maka namespace adalah ruang/kamar penyimpanan yang lebih kecil.

Penggunaan namespace memiliki beberapa keuntungan, di antaranya:

  • Menghindari bentrok ID. Misalnya kita hubungkan dua cluster Proxmox VE ke datastore yang sama dan kedua cluster tersebut memiliki VM ID yang sama. Tanpa implementasi namespace, kedua backup akan saling timpa. Dengan namespace, kita bisa pisahkan clusternya (kita buat namespace cluster-A dan cluster-B.
  • Akses Terisolasi. Kita bisa atur agar Tim A hanya bisa melihat namespace-A, tanpa bisa mengintip namespace-B.
  • Lebih Rapi. Kita bisa memisahkan backup berdasarkan kategori. Misalnya Prod, Dev, atau Migrasi. Kita juga bisa mengimplementasikan nested namespace seperti client-A/webserver.
    image host

Pilih tombol Add Namespace untuk menambahkan namespace baru.
image host

Beri nama namespace-nya. Misalnya Migrasi. Pilih tombol Create untuk melanjutkan.
image host

Integrasi PVE dan PBS

Sebelum kita beralih ke PVE, masih di PBS, buka menu utama/Dashboard. Pilih tombol Show Fingerprint. Kode fingerprint ini nantinya akan dibutuhkan saat integrasi PVE dengan PBS. Salin kodenya.
image host

Sekarang, kembali ke PVE. Buke menu Datacenter> Storage> Add> PBS.
image host

Masukkan parameter yang dibutuhkan.
image host

  • ID: Nama PBS yang akan ditampilkan di PVE (untuk labeling).
  • Server: Alamat IP PBS.
  • Username & Password: Gunakan kredensial akun operator@pbs.
  • Sesuaikan juga Datastore & Namespace-nya.
  • Isi juga Fingerprint yang sudah disalin dari PBS.

Pilih tombol Add untuk menambahkan PBS. Gambar di bawah menampilkan PBS dengan nama Backup sudah berhasil ditambahkan di PVE.
image host
image host

Penutup

image host
Instalasi PBS umumnya mirip dengan instalasi PVE. Setelah instalasi PBS, kita perlu menyiapkan beberapa hal agar PBS siap digunakan untuk menyimpan backup. Mulai dari alokasi direktori/disk untuk penyimpanan backup, persiapan akun baru dan konfigurasi hak aksesnya, dan konfigurasi datastore & namespace. Kemudian kita dapat integrasikan PBS ke dalam PVE.

Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan saya yang lain:

  • Testing Hapus Node di Cluster Proxmox VE dan Simulasi No Quorum
  • Pasang GUI di Proxmox VE
  • Instalasi Guest Tools di VM XCP-ng (via XOA)
  • Minivelo – Bagian 1

Kategori

  • Asciidoc
  • Docker
  • IT
  • jaringan
  • Kuliah/Catatan Kuliah
  • Linux
  • Mail Server
  • Makanan/Minuman
  • Nakivo
  • Personal life/opinion
  • Proxmox
  • RedHat
  • Sepeda
  • SSL
  • Uncategorized
  • Vinchin
  • VM/Container
  • VMWare
  • Windows
  • XCP-ng

Arsip blog

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023

© 2026 zaidan's blog | Powered by Superbs Personal Blog theme