Coba Instal Ceph di Proxmox VE Single Server

Hai semuanya, apa kabar? Kali ini kita akan coba eksperimen instalasi Ceph di Proxmox VE, tapi kita hanya gunakan satu host saja. Walaupun satu host, kita akan menggunakan 3 disks yang akan dijadikan sebagai OSD atau penyimpanan Ceph-nya.

Catatan: Konfigurasi ini tidak direkomendasikan untuk production environment, hanya untuk penggunaan pribadi/homelab/testing saja.

Persiapan PVE

Saya sudah menyiapkan satu buah host Proxmox VE versi 9. Masih belum diinstal VM atau konfigurasi advanced. Karena untuk testing saja, kita gunakan no subscription repository agar kita bisa update repo & download Ceph-nya.image host

Saya juga sudah menyiapkan 4 disks. 1 disk untuk sistem (sda) dan 3 disk lain (sdb, sdc, sdd – masing-masing ~70GB) untuk dijadikan sebagai Ceph OSD.
image host

Instalasi Ceph

Instalasi Ceph dapat dilakukan dari menu Host> Ceph. Apabila Ceph belum terinstal, akan ada tombol Install Ceph yang dapat dipilih.
image host

Versi Ceph yang diinstal pada pengujian kali ini adalah squid – 19.2. Sesuaikan juga Repo yang dipilih (No-Subscription). Pilih tombol Start squid installation untuk melanjutkan proses instalasi.
image host

image host

Ceph sudah diinstal. Pilih Next untuk melanjutkan.
image host

Pilih jaringan untuk Ceph-nya (pada pengujian kali ini menggunakan default network). Pilih tombol Next untuk melanjutkan.
image host

Tahapan selanjutnya yang kita akan lakukan pada pengujian kali ini adalah menambahkan OSD.
image host

Menambahkan OSD

Buka menu Ceph> OSD. Lalu pilih tombol Create OSD. Tambahkan ketiga disk yang sudah disiapkan.
image host image host image host

Gambar di bawah ini menampilkan tiga OSD yang sudah ditambahkan.
image host

Konfigurasi CRUSH Map

Ceph dirancang untuk penggunaan multi-node. Aturan default dari CRUSH map adalah replikasi data antar host yang berbeda. Apabila hanya satu host status Ceph bisa menjadi tidak aman (HEALTH_WARN). Kita perlu ubah konfigurasi replikasi Ceph yang tadinya “replikasi data ke host lain” menjadi “replikasi data di OSD berbeda*“.

Ekstrak CRUSH map yang sedang aktif

ceph osd getcrushmap -o crushmap.cm
crushtool --decompile crushmap.cm -o crushmap.txt

Perintah di atas akan mengambil CRUSH map yang aktif dan menyimpannya ke file dengan nama crushmap.cm (file dalam bentuk biner). Lalu, ubah file tersebut ke bentuk teks agar bisa diedit dengan text editor biasa.

Edit file crushmap.txt

Ubah bagian host menjadi osd.
image host image host

  • type host berarti Ceph akan mencoba memilih OSD dari host yang berbeda.
  • type osd berarti Ceph hanya peduli OSD yang berbeda (bisa dalam host yang sama).

Setelah itu, ubah kembali file txt tadi menjadi bentuk biner agar dapat digunakan oleh Ceph.

crushtool --compile crushmap.txt -o new_crushmap.cm

Terapkan konfigurasi

ceph osd setcrushmap -i new_crushmap.cm

Perintah di atas fungsinya adalah untuk menerapkan perubahan yang sudah dibuat agar dapat dieksekusi atau dijalankan oleh Ceph.

Cek Status Ceph

Setelah konfigurasi diterapkan, kita bisa cek kondisi Ceph dengan menggunakan perintah ceph -s. Capture di bawah ini menampilkan Ceph dalam kondisi baik (HEALTH_OK) dan ketiga OSD terdeteksi & up.
image host

Buat Ceph Pool

Setelah kondisi Ceph baik, selanjutnya kita buat Ceph *Pool. Pool bisa diibaratkan sebagai logical volume/storage di dalam Ceph dan baisanya bertipe RBD (RADOS Block Device) yang dapat digunakan untuk menyimpan VM disk.

Buka menu Ceph> Pools. Pilih tombol Create untuk membuat pool baru.
image host

Pada pengujian kali ini, diberi nama vmpool. Size atau jumlah replikasi menggunakan default yaitu 3, dan opsi Add as Storage dipilih. Selanjutnya, pilih tombol Create untuk melanjutkan proses pembuatan Ceph Pool.
image host
image host
Gambar di bawah menampilkan pool baru sudah berhasil dibuat.
image host
image host

Saat membuat VM, pool juga sudah dapat digunakan untuk penyimpanan VM.
image host

Kesimpulan

Dengan langkah-langkah di atas, kita sudah berhasil menginstal Ceph di Proxmox VE (single host), menambahkan OSD dari disk yang tersedia, ubah konfigurasi CRUSH map agar Ceph dapat digunakan, dan membuat pool yang nantinya dapat digunakan sebagai penyimpanan VM.

Sebagai catatan, konfigurasi ini disarankan hanya untuk penggunaan personal/home lab. Karena apabila menggunakan singlel server dan node-nya mati, maka semua VM akan ikut mati. Untuk production environment, gunakan setidaknya 3 node Proxmox VE dan apabila ingin menggunakan Ceph, siapkan juga dedicated network-nya.

Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

 

Referensi tulisan: https://imanudin.net/2025/05/12/proxmox-ceph-single-node-installation-for-test-lab-or-home-setup/

By Zaidan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *