Instalasi NFS Server Menggunakan Debian

Hai semuanya, apa kabar? Kali ini kita akan coba untuk membuat NFS server menggunakan VM Debian yang berada di atas Proxmox VE.

Persiapan Sebelum Instalasi

Qemu Guest Agent

Di sini kita sudah siapkan terlebih dahulu VM Debian yang relatif masih fresh, tapi sudah diinstal qemu-guest-agent
image host

Fungsi dari qemu-guest-agent adalah agar host induk dapat membaca alamat IP dari VM, dan agar kita dapat melakukan graceful shutdown dari host induk (shutdown instead of stop)

Repositori

Debian yang freshly installed biasanya belum langsung dapat dilakukan apt update. Contohnya seperti ini:
image host

Bisa kita lihat, proses apt update gagal karena memerlukan “CD Debian” untuk dapat melakukannya. Kita coba cek file konfigurasi repositorinya, lalu kita nonaktifkan baris yang mengandung “CD” dengan cara menambahkan tanda pagar (#).
image host

Sekarang, kita coba lagi jalankan perintah apt update.
image host

Alamat IP & Jaringan

VM yang digunakan masih menggunakan konfigurasi DHCP. Kita akan ubah menjadi IP statis. File yang perlu dikonfigurasi adalah /etc/network/interfaces dan /etc/hosts.

/etc/network/interfaces

Pada bagian The primary network interface, sesuaikan dengan nama interface, alamat IP, netmask, gateway, dan DNS yang ingin digunakan. Contohnya sebagai berikut:
image host

/etc/hosts

Sesuaikan alamat IP-nya. Sebelumnya (pada baris ke-2) 127.0.0.1, diganti dengan alamat IP statis yang dingin digunakan.
image host

Apabila sudah, kita bisa gunakan perintah berikut untuk menerapkan perubahan konfigurasi:

systemctl restart networking

Validasi

Kita cek pada halaman Summary di Proxmox VE-nya. Bisa kita lihat kalau alamat IP-nya sudah berubah dengan yang kita akan gunakan (qemu-guest-agent harus aktif).
image host

Kita juga bisa gunakan perintah ip a untuk mengecek alamat IP pada Debian.

Instalasi dan Konfigurasi

Paket yang perlu diinstal adalah nfs-kernel-server. Gunakan perintah berikut:

sudo apt install nfs-kernel-server -y

Disesuaikan juga perintahnya. Karena pada pengujian kali ini menggunakan Debian, maka package manager yang digunakan adalah apt. Lain halnya kalau menggunakan RHEL-like Linux, maka bisa menggunakan yum/dnf

Membuat Direktori Share/Export

Kita perlu membuat direktori pada Debian yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan yang akan di-share ke Proxmox VE. Kali ini kita akan buat dua direktori. Yang satu untuk penyimpanan file ISO/CT template, dan satu lagi untuk VM/CT disk.

mkdir -p /mnt/pve_nfs_vmdata
mkdir -p /mnt/pve_nfs_isodata

Atur Hak Akses Direktori Share

NFS kadang memiliki masalah permission karena Proxmox VE memerlukan akses penuh. Salah satu cara yang dapat digunakan (untuk testing) adalah memastikan direktori tersebut dimiliki oleh nobody:nogroup dan memiliki hal akses penuh. Namun untuk lingkungan production bisa lebih diperhatikan untuk hak aksesnya.

sudo chown -R nobody:nogroup /mnt/pve_nfs_isodata
sudo chown -R nobody:nogroup /mnt/pve_nfs_vmdata
sudo chmod 0777 /mnt/pve_nfs_isodata
sudo chmod 0777 /mnt/pve_nfs_vmdata

Konfigurasi File Export

File konfigurasinya ada di /etc/exports. File ini menentukan direktori mana yang akan di-share dan alamat IP mana yang diberikan akses.
image host

Penjelasan singkat:

  • rw. Akses read & write.
  • sync. Memastikan data ditulis secara fisik sebelum operasi selesai.
  • no_root_squash. Memastikan root user di Proxmox VE diakui sebagai root di NFS server. Tanpa parameter ini, Proxmox VE tidak dapat menulis disk image/backup.

Terapkan & Verifikasi Konfigurasi

Gunakan perintah /usr/sbin/exportfs -a untuk menerapkan semua export yang ada di file /etc/exports. Untuk restart dan melihat status dari NFS, gunakan perintah berikut:

sudo systemctl restart nfs-kernel-server
systemctl status nfs-kernel-server

image host

Menambahkan Storage di Proxmox VE

Kembali ke web interface Proxmox VE, buka Datacenter> Storage> Add> NFS
image host

Isi ID dengan nama yang diinginkan. Sesuaikan parameter Server dengan alamat IP NFS. Pada bagian Export nantinya akan muncul direktori export-nya secara otomatis (kita bisa pilih).
image host

Sesuaikan juga konten yang disimpan pada tiap export. Misalnya untuk storage data-vm digunakan untuk menyimpan disk image & CT, dan data-iso untuk menyimpan VM&CT disk.

Apabila storage berhasil ditambahkan, maka akan muncul pada panel sebelah kiri.
image host

Itulah cara instalasi NFS dan menambahkannya sebagai storage di Proxmox VE. Bagaimana, mudah atau tidak nih? Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

By Zaidan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *