Akses VDDK Dibatasi, Migrasi dari VMware Makin Susah

Hai semuanya, apa kabar? Belakangan ini ada hal yang bikin heboh di komunitas virtualisasi. Masalah yang muncul adalah VMware Virtual Disk Development Kit – VDDK aksesnya ditutup oleh Broadcom dan tidak ada informasi resmi dari Broadcom tentang pembatasan akses ini. Bahkan ada pengguna yang open ticket ke Broadcom dan diinformasikan bahwa akses VDDK sudah tidak dibuka untuk umum.

Apa itu VDDK?

VDDK bisa dibilang merupakan suatu library dan fungsinya bukan sekadar development kit. Karena VDDK digunakan oleh banyak sistem migration tools seperti Azure Migrate, Red Hat Migration Toolkit, Nutanix Move, dan lainnya. Apabila akses ke VDDK ditutup, maka tools tersebut ikut terdampak.

VDDK bertindak seperti tool yang menjembatani aplikasi dan storage. Migration tools menggunakan fitur atau fungsi yang ada pada VDDK untuk mengirimkan perintah tertentu. VDDK memberikan akses ke virtual disk yang ada di dalam VMware. Untuk efisiensi proses migrasi, VDDK mendukung berbagai metode transfer data, termasuk yang berkecepatan tinggi seperti SAN (Storage Area Network) atau HotAdd (menambahkan disk langsung ke VM proxy).

VDDK digunakan dalam proses backup, recovery, dan migrasi pada third party tools (contohnya yang sudah disebutkan di atas). Hampir semua backup software VMware menggunakan VDDK untuk membaca data dari VMDK secara efisien dan konsisten. Selain itu VDDK juga dibutuhkan untuk mengakses dan menyalin data VMDK dari infra VMware sumber.

Ketika Broadcom membatasi atau bahkan menutup akses VDDK, artinya akses migration tools di atas seolah “dihentikan” dan pengguna VMware seakan “dikunci” agar tidak pindah dari ekosistem VMware.

Vendor Lock-In?

Broadcom juga dikabarkan membawa kembali VMware vSphere Standard Edition. Namun di sisi lain, komponen yang digunakan untuk migrasi dari VMware ke platform lain malah dihilangkan aksesnya. Hal ini terasa seperti membatasi pengguna VMware eksisting agar tidak pindah ke platform lain (apalagi mulai beberapa tahun belakangan ini, semenjak VMware diakuisisi oleh Broadcom, banyak terms yang dirasa merugikan pelanggan).

Kalau dilihat lagi, aksi pembatasan dan terms yang dapat merugikan pelanggan malah dapat (makin) menurunkan tingkat kepercayaan pengguna terhadap VMware/Broadcom.

Bagaimana dengan Native Migration Tools di PVE?

Di Proxmox VE kita sudah tahu ada fitur native untuk migrasi VM dari VMware k PVE. Fitur ini tidak menggunakan VDDK dalam proses import VM. Selain itu, berbagai sumber diketahui kalau PVE menggunakan Open Virtualization Format – OVF. Sehingga kita bisa import VM dari file berformat .ovf dan .vmdk. OVF adalah standar terbuka untuk mengemas dan mendistribusikan appliance virtual, sehingga Proxmox bisa membaca dan memprosesnya.

Selain itu, metode native import tool pada PVE terintegrasi langsung sebagai storage plugin. Ketika kita menambahkan host ESXi sebagai storage di Proxmox, Proxmox berkomunikasi langsung dengan ESXi melalui API-nya (Application Programming Interface). Melalui koneksi API ini, Proxmox dapat mengakses dan membaca data VM (termasuk disk VMDK) secara langsung dari datastore VMware. Proxmox tidak perlu “menerjemahkan” VMDK menggunakan VDDK. PVE hanya menyalin data mentahnya dan kemudian mengonversinya ke format disk yang digunakannya (seperti QCOW2 atau RAW) selama proses import.

Penutup

“Kejutan” dari VMware/Broadcom kali ini berdampak pada VDDK. Tidak menutup kemungkinan akan ada kejutan lain di masa depan. Apabila teman-teman masih menggunakan VMware dan ingin pindah ke platform lain, pastikan terlebih dahulu apakah migration tool yang digunakan membutuhkan VDDK atau tidak. Kalau iya, coba cari alternatif lain (baik migration tools-nya atau hypervisor-nya – (hypervisor bisa pakai PVE).

Keputusan Broadcom ini, disengaja atau tidak, justru akan mempercepat perginya para customer dari platform VMware.Ini pelajaran penting tentang pentingnya solusi open source yang tidak mengikat kita pada satu vendor saja.

Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

Referensi: https://www.virtualizationhowto.com/2026/09/leaving-vmware-just-got-harder-after-broadcom-pulled-vddk-downloads/

By Zaidan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *