Kita lanjut lagi belajar Zimbra-nya. Setelah Zimbra berhasil terinstal (cek tulisanku sebelumnya), aku buat dua buah akun baru untuk pengujian:
user_1@zimbra.zaidan.web.id(dibuat via Zimbra Admin)_user_2@zimbra.zaidan.web.id(dibuat via CLI).
Aku coba kirim email test dari user_2 ke user_1, tapi emailnya tidak kunjung sampai. Saat cek antrian email dengan perintah mailq, ditemukan email-email lain (by system sepertinya) dengan pesan error seperti ini:
connect to zimbra.zaidan.web.id[172.105.119.135]:7025: Connection timed out
Sebagai informasi tambahan, aku memang ada domain zaidan.web.id, tapi untuk mail server masih dioperasikan secara lokal (tidak diekspos ke publik).
Untuk pengecekan awal, kita bisa periksa service Zimbra, apakah berjalan dengan normal atau tidak.
sudo su - zimbra
zmcontrol status
Host zimbra.zaidan.web.id
amavis Running
antispam Running
antivirus Running
ldap Running
logger Running
mailbox Running
mta Running
... (semua Running)
Pada case-ku, semua service sudah menyala. Berarti kendalanya bukan dikarenakan ada service yang mati.
Kembali lagi ke pesan error yang muncul saat menjalankan perintah mailq, penyebab gangguan kirim email ini dapat disebabkan Zimbra mencoba mengirim email ke IP publik dari domainku (padahal untuk pengujian ini, masih ingin dilakukan di lokal saja). Pengaturan /etc/hosts-ku juga sudah mengarah ke IP lokal:
192.168.9.62 zimbra.zaidan.web.id zimbra
Secara default, Postfix lebih mengutamakan DNS publik dibanding file lokal /etc/hosts. Kita perlu “memberitahu” Postfix untuk menggunakan /etc/hosts instead of DNS publik. Jalankan perintah berikut dengan user zimbra.
echo "lmtp_host_lookup = native" >> /opt/zimbra/conf/postfix_main.cf.template
Catatan
lmtp_host_lookup = nativeartinya Postfix akan menggunakan sistem operasi (baca/etc/hosts) untuk mencari alamat host, bukan DNS.- File
postfix_main.cf.templateadalah template yang akan digunakan Zimbra untuk membuat file konfigurasi Postfix utama.
Selanjutnya, reload konfigurasi MTA dengan perintah zmmtactl reload. Apabila sudah, gunakan perintah berikut untuk validasi konfigurasi sudah diterapkan:
postconf lmtp_host_lookup
output: lmtp_host_lookup = native
Untuk mengirimkan ulang antrian email, gunakan perintah postqueue -f.
Saat aku cek di webmail user_1, email dari user_2 sudah masuk di inbox.

Catatan
- Postfix adalah agen (bisa diibaratkan juga seperti kurir) yang mengantarkan email dari satu tempat ke tempat lain.
- File
/etc/hostsadalah “buku alamat” yang berisi hostname dan alamat IP. - DNS publik adalah “buku alamat” yang dapat diakses oleh publik. Secara default, Postfix memprioritaskan DNS publik dibandingkan
/etc/hosts
Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.