Skip to content

zaidan's blog

a newbie, writing IT-related stuff and some personal experiences

Menu
  • IT
  • Personal life/opinion
  • Linux
  • Sepeda
  • Proxmox
  • VM/Container
  • Kuliah/Catatan Kuliah
Menu

Cara Buat VM di XCP-ng (XO-Lite)

Posted on 09/09/2025 by Zaidan

Hai semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau nulis lagi yang berkaitan dengan XCP-ng. Salah satu kendala (atau mungkin beberapa) yang saya hadapi saat coba mengulik XCP-ng adalah adanya keterbatasan fitur dari web interface bawaan XCP-ng yaitu XO-Lite. Masih ada beberapa fitur yang belum dapat digunakan.

Kebingungan lain yang saya hadapi adalah saat hendak buat VM dari XO-Lite, ada kolom “Template” yang isinya ada beberapa jenis sistem operasi. Awalnya saya kira dengan memilih template ini, VM akan jadi secara otomatis dan file iso yang ada (mungkin mirip dengan guest tools-nya VMWare) adalah driver tambahan saja.

image host

Saat VM dibuat, berhasil. Namun saat saya cek console-nya ternyata gagal boot karena tidak ada file iso-nya. Contohnya seperti ini:
image host

Membuat Storage Repository

Setelah saya cari-cari di internet (bagi saya lumayan susah karena kebanyakan memang sarankan langsung pakai front-end/web UI Xen Orchestrator Appliance (XOA) aja biar full-feature, instead of pakai XO-Lite) ternyata untuk menaruh file iso perlu membuat SR (storage repository) terlebih dahulu. Dan… untuk membuatnya karena saya belum instal XOA, jadi untuk hal ini bisa dilakukan menggunakan CLI.

Pertama, kita perlu membuat direktori yang akan digunakan untuk menyimpan file ISO, misalnya:

mkdir -p /var/opt/xen/ISO_Store

Lalu buat SR-nya dengan perintah berikut:

xe sr-create name-label=LocalISO type=iso device-config:location=/var/opt/xen/ISO_Store device-config:legacy_mode=true content-type=iso

Perintah di atas nanti akan menampilkan UUID, yang akan berguna untuk tahap selanjutnya.

Langkah-langkah ini saya dapatkan dari dokumentasi XCP-ng:
https://xcp-ng.org/blog/2022/05/05/how-to-create-a-local-iso-repository-in-xcp-ng/

Kemudian, saya coba untuk masukkan file iso ke dalam direktori tersebut (dalam hal ini, /var/opt/xen/ISO_Store). Bisa menggunakan perintah seperti scp. Sintaksnya kurang lebih seperti ini:

sudo scp /path/ke/file user@alamat-ip-tujuan:/path/tujuan

Reload Storage Repository

Setelah salin file ke direktori tersebut, saya coba cek lagi halaman pembuatan VM di XO-Lite. Saya cek ternyata file iso-nya belum muncul. Saya cari di internet, ternyata SR-nya perlu di-reload/refresh agar file iso yang sudah disalin dapat terbaca di XO-Lite.

Perintah yang digunakan untuk me-reload SR adalah sebagai berikut:

xe sr-scan uuid=[masukkan-UUID]

UUID-nya menggunakan yang ditampilkan dari perintah sebelumnya.

Setelah di-reload, saya coba lihat lagi jendela konfigurasi VM di XO-Lite. File iso yang disalin sudah terdeteksi dan muncul di XO-Lite.
image host

Membuat VM

Pool> Create VM

Balik lagi ke poin utama yaitu membuat VM baru di XCP-ng (XO-Lite). Buka halaman Pool> New VM (sebelah kanan).
image host

Pilih File ISO

Pertama, kita pilih Template yang sesuai dengan OS yang ingin kita deploy (sebenarnya saya masih belum terlalu paham opsi ini hanya untuk label atau benar-benar berpengaruh). Untuk pengujian kali ini kita akan gunakan Ubuntu 20.

Karena tadi kita sudah membuat SR dan menyalin file iso ke dalam direktori tujuan, maka pada field Install settings, pilih file iso-nya.
image host
(gambarnya sama dengan gambar sebelumnya)

Pada pengujian yang saya lakukan, saat menggunakan konfigurasi default pada opsi Boot Firmware yaituUEFI, saat VM dijalankan tampilannya mirip seperti saat VM tidak menggunakan file iso (tidak load). Sehingga opsi ini saya sesuaikan menjadi BIOS.

Sesuaikan Resource

Seperti hypervisor pada umumnya, kita bisa atur virtual resource yang akan dialokasikan untuk VM. Seperti konfigurasi vCPU dan vRAM, besar disk, dan juga terdapat beberapa konfigurasi lainnya. Tentu disesuaikan dengan kebutuhan sistem yang akan di-deploy.
image host

Apabila konfigurasi sudah sesuai, pilih tombol Create untuk melanjutkan proses pembuatan VM.

VM Berhasil Dibuat

Apabila VM berhasil dibuat, maka VM akan muncul pada panel sebelah kiri. Dan pada halaman Dashboard akan muncul beberapa keterangan umum mengenai VM tersebut. Seperti penggunaan CPU, RAM, dan jaringan.
image host

Pada menu bar, pilih Console untuk mengakses console VM. Misalnya gambar di bawah ini menampilkan halaman awal saat konfigurasi Ubuntu:
image host

Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Tidak sampai step-by-step instalasi OS pada VM (karena saat tulisan ini dibuat juga instalasi Ubuntu-nya belum selesai hehe). Sampai jumpa. Bye.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan saya yang lain:

  • Libur Kuliah? Pernah Coba Magang?
  • Percobaan HA Proxmox VE dengan 2 Server + Qdevice – part 1
  • Membuat VM di Proxmox VE
  • Manajemen File di Linux – part 2 – Jenis-Jenis File di Linux

Kategori

  • Asciidoc
  • Docker
  • IT
  • jaringan
  • Kuliah/Catatan Kuliah
  • Linux
  • Mail Server
  • Makanan/Minuman
  • Nakivo
  • Personal life/opinion
  • Proxmox
  • RedHat
  • Sepeda
  • SSL
  • Uncategorized
  • Vinchin
  • VM/Container
  • VMWare
  • Windows
  • XCP-ng

Arsip blog

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023

© 2026 zaidan's blog | Powered by Superbs Personal Blog theme