Hai semuanya, apa kabar? Nakivo sudah merilis versi 11.3 dalam versi Beta dengan akses terbatas (belum tersedia secara publik). Salah satu fitur yang ditawarkan untuk update ini adalah migrasi VM dari VMware ke Proxmox VE.
Menambahkan VMware di Nakivo
- Buka menu Settings> Inventory> Plus.
- Platform: Virtual.
- Type: VMware vCenter/ESXi host.
- Options: isi details dari server VMware yang akan ditambahkan.
Menambahkan Proxmox VE di Nakivo
Caranya mirip dengan menambahkan VMware, tinggal diganti saja pada bagian platform/type-nya.
- Buka menu Settings> Inventory> Plus.
- Platform: Virtual.
- Type: PVE host/cluster.
- Options: isi details dari server VMware yang akan ditambahkan.
Backup VM dari VMware
Untuk migrasi VM ke PVE, tidak bisa langsung pilih VM dan tujuan (PVE). VM hrus di-backup terlebih dahulu ke Nakivo. Pada pengujian kali ini backup/repo yang digunakan pada Nakivo adalah local backup/repo.
- Buka menu Data Protection> Jobs> Plus> Backup for VMware.
- Pilih VM yang akan di-backup.
- Pilih target storage.
- Scheduling pada pengujian kali ini tidak digunakan, karena menggunakan opsi on-demand.
- Options, menggunakan konfigurasi default pada pengujian kali ini.
Recover to Proxmox VE
- Buka hasil backup, pilih menu Recover> Full recovery for PVE.
- Pilih VM yang akan dipulihkan ke PVE.
- Pilih target/destination (server, storage, network di PVE).
- Options, menggunakan konfigurasi default pada pengujian kali ini.
Cek di PVE
Di PVE, VM hasil recover menggunakan Nakivo berhasil dibuat. Tapi sempat tidak bisa masuk ke sistem karena mentok di dracut. Solusi yang aku coba adalah ubah SCSI Controller Type pada menu VM ke opsi VMware PVSCSI karena VM ini asalnya dari VMware. Hentikan (stop) VM dan jalankan kembali. VM pun dapat berjalan kembali.
Penutup
Fitur ini bisa dibilang menarik karena makin ke sini makin banyak yang berminat untuk pindah dari VMware ke Proxmox VE. Metode migrasi yang dapat dilakukan juga banyak. Mulai dari native tool yang ada di PVE, menggunakan tool seperti Clonezilla, metode copy via CLI/importdisk, dan juga menggunakan backup solution seperti Nakivo. Namun memang tidak langsung pilih VM> pilih tujuan karena VM perlu di-backup terlebih dahulu. Setidaknya dengan adanya fitur ini, menambah opsi migrasi yang dapat dipilih untuk migrasi dari VMware ke Proxmox VE.
Tulisan kali ini dampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.