Manajemen Proxmox VE dengan Proxcenter

Proxmox VE yang bersifat open-source memungkinkan banyak komunitas berkreasi membuat tool untuk manajemen ataupun mengembangkan fitur untuk Proxmox VE. Salah satunya adalah layanan dashboard untuk PVE yaitu Proxcenter . Situs resminya bisa dicek dari link berikut https://proxcenter.io/ :

Dari halaman utama situs tersebut, ada beberapa fitur yang ditawarkan dari tool ini. Contohnya:

 

  • Manajemen node, cluster & resource.
  • Dukungan migrasi dari berbagai platform seperti VMware, XCP-ng, Nutanix, dan Hyper-V.
  • Dukungan multi-tenant (sepertinya untuk mengelola VPS berbagai klien ya?).

Instalasi

Instalasinya juga cukup mudah. Disiapkan single command yang siap dijalankan pada server Linux. Tidak harus satu cluster dengan PVE yang akan dipantau. Pada pengujian kali ini kita bisa pakai CT untuk instalasi ProxCenter (biar cepet). Dari proses instalasi yang berjalan, ProxCenter seperti membuat CT via Docker (jadi seperti CT di dalam CT hehe).

 

Setelah instalasi selesai. akan ditampilkan alamat IP yang digunakan untuk akses ke dashboard dari ProxCenter via web browser. ProxCenter juga menyediakan versi enterprise untuk fitur tambahan seperti dukungan DRS, RBAC, LDAP, dan fitur-fitur lainnya.

Akses dan Konfigurasi Awal

 


Saat akses ke alamat IP tersebut, kita perlu membuat akun admin terlebih dahulu, lalu masuk ke dashboard dengan akun admin tersebut. Apabila sudah masuk ke halaman utama dashboard (tentu, masih kosong), kita bisa tambahkan server PVE (bisa single host ataupun cluster) dengan pilih tombol Add PVE.

Menambahkan PVE

Kita bisa menambahkan server PVE untuk dipantau via Proxcenter. Isikan nama (sebagai label) server/cluster yang akan ditambahkan. Untuk bagian base URL diisi dengan akses web interface lengkap (contoh: https://192.168.1.10:8006).

 

Untuk pemantauan dengan ProxCenter, diperlukan akses API Token. Ada panduannya juga kok. Salin perintah yang ada untuk membuat token baru pada server yang akan ditambahkan pada ProxCenter (dijalankan pada terminal milik server PVE yang akan ditambahkan. bisa via shell langsung atau ssh). Token secret ini rahasia, jadinya simpan dengan rapi dan aman. Ada juga beberapa opsi lain seperti akses SSH dan opsi site recovery tapi itu opsional (pada pengujian kali ini tidak dikonfigurasi).

 

Server/cluster PVE berhasil ditambahkan. Tapi belum ada apa-apa, masih kosong mirip dengan saat pertama kali login. Tenang, kita bisa tambahkan berbagai widget pada halaman utama dasbhboard. Pilih saja tombol Add widget dan pilih widget atau aspek yang ingin ditampilkan pada halaman utama dashboard.

Penutup

Dari instalasi dan pengujian (atau percobaan) singkat yang aku lakukan, tool ini sangat menarik dan (sejauh ini) mudah digunakan dan pilihan widget-nya cukup banyak. Masih banyak aspek atau fitur lain yang bisa dicoba dari tool ini, salah satunya migrasi dari platform lain ke PVE.

Tulisan kali ini cukup sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa.Bye.

By Zaidan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *