Skip to content

zaidan's blog

a newbie, writing IT-related stuff and some personal experiences

Menu
  • IT
  • Personal life/opinion
  • Linux
  • Sepeda
  • Proxmox
  • VM/Container
  • Kuliah/Catatan Kuliah
Menu

Sekilas Tentang Arsitektur Ceph di Proxmox VE

Posted on 12/02/202612/02/2026 by Zaidan

Hai semuanya, apa kabar? Salah satu fitur di Proxmox VE yang memungkinkan kita untuk mengimplementasikan konsep Hyperconverged Infrastructure (HCI) di Proxmox VE adalah Ceph.

Ceph (software) logo.svg
By https://ceph.io/en/trademarks/, Fair use, Link

Ceph memiliki banyak komponen yang bisa saja membuat kita bingung. Kita akan coba sama-sama pelajari arsitektur Ceph secara umum.

Apa Itu Ceph?

Ceph adalah distributed software-defined storage. Artinya, storage dibangun dari gabungan disk lokal dari beberapa server. Data yang disimpan, disebar dan direplikasi antar node.
image host
Ceph digunakan di Proxmox VE untuk membangun sistem HCI. Node/server Proxmox VE selain bertugas untuk menjalankan VM, juga bertindak atau berkontribusi sebagai storage cluster.

Secara umum, arsitektur Ceph dibagi menjadi dua bagian besar. Yaitu:

  • Penyimpanan inti (RADOS).
  • Akses (RBD, CephFS, RGW, dll).

RADOS

Merupakan singkatan dari Reliable Autonomic Distributed Object Store. Merupakan fondasi utama Ceph. Data yang disimpan menggunakan Ceph, akan diatur distribusinya oleh RADOS .

RBD

RADOS Block Device. Merupakan block storage yang dibangun di atas RADOS. Penyimpanan VM disimpan sebagai RBD. Kita melihatnya di VM sebagai penyimpanan/disk biasa. Namun aslinya, data dari VM tersebut tersebar di Ceph cluster.

CephFS

Merupakan file system yang berjalan di atas Ceph. Kalau RBD tadi adalah block storage, kalau CephFS mirip seperti NFS. CephFS dapat digunakan untuk menyimpan file umum atau backup dari VM.

Untuk disk/penyimpanan VM biasanya menggunakan RBD, bukan CephFS.

RGW

RADOS Gateway (RGW) merupakan komponen Ceph yang menyediakan object storage interface berbasis HTTP dan berfungsi sebagai gateway antara aplikasi dan Ceph Cluster. Jadi, Ceph dapat digunakan “seperti” Amazon S3.

Implementasi RGW lebih sering dipakai di cloud environment dan juga dapat digunakan sebagai backup storage.

Librados

Librados merupakan library atau API resmi dari Ceph yang memberikan akses langsung ke RADOS. Misalnya, ada aplikasi yang ingin menyimpan object ke Ceph tanpa lewat RBD/CephFS, maka aplikasi tersebut dapat menggunakan Librados.

Penutup

Berbagai macam komponen di Ceph memang dapat membuat bingung, apalagi untuk pemula. Namun, intinya adalah arsitektur Ceph dapat dibagi ke dua bagian utama. Yaitu fondasi (RADOS), dan cara mengakses storage-nya (RBD/CephFS/RGW/Librados).

Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan saya yang lain:

  • Redirection pada Linux
  • Metode Validasi Domain (DV SSL): Email, DNS, dan HTTP
  • Mobil Macet
  • Berhenti Indihome

Kategori

  • Asciidoc
  • Docker
  • IT
  • jaringan
  • Kuliah/Catatan Kuliah
  • Linux
  • Mail Server
  • Makanan/Minuman
  • Nakivo
  • Personal life/opinion
  • Proxmox
  • RedHat
  • Sepeda
  • SSL
  • Uncategorized
  • Vinchin
  • VM/Container
  • VMWare
  • Windows
  • XCP-ng

Arsip blog

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023

© 2026 zaidan's blog | Powered by Superbs Personal Blog theme