Skip to content

zaidan's blog

a newbie, writing IT-related stuff and some personal experiences

Menu
  • IT
  • Personal life/opinion
  • Linux
  • Sepeda
  • Proxmox
  • VM/Container
  • Kuliah/Catatan Kuliah
Menu

Ansible #2: Setup SSH Key

Posted on 09/04/202608/04/2026 by Zaidan

Hai semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau lanjutin lagi pembelajaran tentang Ansible. Belum ke Ansible-nya, tapi tahapan persiapan sebelum kita mulai gunakan Ansible.

Tulisan pertama saya mengenai Ansible bisa dicek di sini ya: https://zaidan.web.id/2026/04/08/ansible-1-automasi-server-lebih-mudah/

SSH

SSH (Secure Shell) merupakan “pintu masuk” yang digunakan Ansible. Ansible tidak membutuhkan agent yang diinstal pada server tujuan. Namun kita butuh koneksi SSH yang stabil ke server yang ingin kita manage dengan Ansible.
image host
SSH biasanya sudah terinstal di banyak distro Linux. Namun apabila belum diinstal, kita bisa instal secara mandiri. Kalau kita menggunakan distro berbasis Debian/ Ubuntu, kita bisa menggunakan perintah berikut:

sudo apt install openssh-server

Password vs SSH Key

Secara default, akses SSH menggunakan password. Namun, apabila kita perlu memasukkan password tiap kali ingin terhubung dengan server tujuan, hal tersebut dapat merepotkan dan penggunaan password juga masih rentan akan serangan seperti brute force.
image host
Solusi dari hal ini adalah kita dapat menggunakan SSH Key. Nantinya kita akan mendapatkan pasangan kunci yaitu Public Key (ditaruh di server tujuan) dan Private Key (harus disimpan sendiri, jangan sampai bocor).

Membuat SSH Key

Kita dapat membuat SSH key sendiri. Algoritma yang digunakan pada pengujian kali ini adalah ed25519 yang bisa dibilang lebih kuat daripada RSA biasa. Berikut ini adalah contoh perintah yang digunakan:

ssh-keygen -t ed25519 -C "Kunci Utama Laptop"

Nanti akan ditanya lokasi simpan (tekan Enter saja untuk default) dan Passphrase.

Salin Public Key ke Server

Agar kita bisa akses server tanpa perlu memasukkan password setiap kali kita ingin terhubung, public key yang kita buat perlu disalin/dikirim ke server tujuan. Contoh perintah yang digunakan adalah sebagai berikut:

ssh-copy-id -i ~/.ssh/id_ed25519.pub [alamat-ip-server]

Tips: Buat Kunci Khusus Ansible

Karena kita ingin Ansible bisa melakukan task automasi dengan lancar, kita tidak ingin Ansible-nya berhenti karena menunggu kita memasukkkan passphrase. Maka dari itu kita bisa menambahkan key baru yang memang ditujukan untuk penggunaan Ansible.

  1. Buat key khusus. Kosongkan saja passphrase-nya.

    ssh-keygen -t ed25519 -C "ansible" -f ~/.ssh/ansible

  2. Tes login. Apabila masuk tanpa ada prompt tambahan, artinya sudah bisa.

    ssh -i ~/.ssh/ansible [alamat-ip-server]

Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan saya yang lain:

  • Kurikulum 2013
  • Melakukan Restore VM XCP-ng Menggunakan Vinchin Backup & Recovery
  • Kopi Setengah
  • Mengganti Nama VM di Proxmox VE

Kategori

  • Asciidoc
  • Docker
  • IT
  • jaringan
  • Kuliah/Catatan Kuliah
  • Linux
  • Mail Server
  • Makanan/Minuman
  • Nakivo
  • Personal life/opinion
  • Proxmox
  • RedHat
  • Sepeda
  • SSL
  • Uncategorized
  • Vinchin
  • VM/Container
  • VMWare
  • Windows
  • XCP-ng

Arsip blog

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023

© 2026 zaidan's blog | Powered by Superbs Personal Blog theme