Skip to content

zaidan's blog

a newbie, writing IT-related stuff and some personal experiences

Menu
  • IT
  • Personal life/opinion
  • Linux
  • Sepeda
  • Proxmox
  • VM/Container
  • Kuliah/Catatan Kuliah
Menu

Ceph: Apa Itu Size dan Min Size?

Posted on 07/04/202606/04/2026 by Zaidan

Hai semuanya, apa kabar? Ini adalah tulisan lanjutan, masih tentang Ceph juga. . Di tulisan sebelumnya, kita sudah belajar secara singkat bagaimana Ceph menyimpan datanya.

Apabila kita sudah setup Ceph, ada beberapa parameter seperti Size = 3 & Min Size = 2 Apa maksudnya? Contohnya adalah pada keterangan pool di bawah ini:
image host

Strategi Replikasi, Mengapa Harus 3?

Secara default, Ceph mengelompokkan data dalam replika berjumlah 3. Artinya, tiap satu data, Ceph akan membuat salinan lagi hingga berjumlah 3 dan disebar ke OSD.

image host

Dengan tiga buah replika, data bisa lebih aman. Misalnya ada salah satu server yang down atau rusak, data masih aman.

Min Size = Batas Toleransi Operasional

Bedanya, Min Size adalah jumlah minimum replika yang tersedia agar data dianggap layak digunakan atau usable.

Misalnya, satu disk mati, jumlah replika yang sehat tinggal 2 (misalnya sebelumnya adalah 3). Karena min size yang diset adalah 2, Ceph menyatakan bahwa data masih lengkap dan aman untuk dilakukan proses r/w.

image host

Apabila nilai replika yang tersedia di bawah nilai min size, Ceph akan mengunci Placement Group (PG) dan statusnya berubah menjadi read-only.

Statusnya menjadi read-only karena alasan keamanan. Karena Ceph lebih memilih menghentikan proses r/w daripada tetap lanjut r/w pada jumlah replika di bawah min size karena apabila lanjut, lebih berisiko.

image host

Misalnya, saat data masih ditulis ke disk yang masih aktif dan tiba-tiba disk tersebut corrupt, maka kita tidak punya salinan “sehat” sama sekali. Risiko split brain juga menjadi risiko lain apabila Ceph tetap memaksa proses r/w berjalan saat jumlah replika lebih rendah daripada min size.

Autonomous & Rebalancing

Ceph memiliki fitur self-healing yang memungkinkan untuk “pemulihan” apabila ada gangguan pada OSD. Misalnya ada OSD yang mati, Ceph akan mencari replika yang sehat di disk/OSD lain, lalu menyalinnya ke ruang yang tersedia untuk memenuhi kuota Size tadi.

image host

Selain itu, Ceph juga mendukung mekanisme rebalancing. Misalnya salah satu disk sudah hampir penuh, namun disk lain masih kosong/lega. Ceph akan melakukan rebalancing dan load akan disebarkan di belakang layar agar distribusi penyimpanan lebih merata di seluruh cluster.

image host

Penutup

Kesimpulannya, angka Size 3 dan Min Size 2 bukan cuma aturan teknis. Dengan konfigurasi ini, Ceph memberikan kita waktu untuk cek (dan memperbaiki disk yang rusak) tanpa harus panik kehilangan data. Di dunia storage, lebih baik sistem berhenti menulis sejenak (Read-Only) daripada menulis data yang tidak punya cadangan sama sekali.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan saya yang lain:

  • Kurikulum 2013
  • Melakukan Restore VM XCP-ng Menggunakan Vinchin Backup & Recovery
  • Kopi Setengah
  • Mengganti Nama VM di Proxmox VE

Kategori

  • Asciidoc
  • Docker
  • IT
  • jaringan
  • Kuliah/Catatan Kuliah
  • Linux
  • Mail Server
  • Makanan/Minuman
  • Nakivo
  • Personal life/opinion
  • Proxmox
  • RedHat
  • Sepeda
  • SSL
  • Uncategorized
  • Vinchin
  • VM/Container
  • VMWare
  • Windows
  • XCP-ng

Arsip blog

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023

© 2026 zaidan's blog | Powered by Superbs Personal Blog theme