Hai semuanya, apa kabar? Kita udah pernah coba untuk lakukan backup & replication VM Proxmox VE. Sekarang kita akan coba untuk backup VM dari VMware.
Menambahkan VMware ke Inventory
Untuk menambahkan item baru, buka menu Settings> Inventory> +. Pada menu 1. Platform, pilih Virtual.

Pada menu 2. Type, pilih VMware vCenter or ESXi Host.

Pada menu 3. Options, isi keterangan server VMware-nya. Apabila sudah, pilih tombol Finish untuk melanjutkan.

Gambar di bawah ini menampilkan server VMware yang sudah berhasil ditambahkan ke menu inventory.

Buat dan Jalankan Backup Job
Apabila VMware sudah berhasil ditambahkan, untuk membuat backup job baru buka menu Data protection> Backup for VMware.

Pada menu 1. Source, pilih VM yang akan di-backup. Pada pengujian kali ini kita akan backup VM Debian12.

Pada menu 2. Destination, pilih penyimpanan untuk backup-nya. Pada pengujian kali ini akan menggunakan Onboard repository-nya Nakivo.

Pada menu 3. Schedule, kita bisa atur apakah backup job ingin dijalankan sesuai jadwal yang kita inginkan atau dijalankan secara on demand. Pada pengujian kali ini, kita jalankan secara on demand saja.

Pada menu 4. Options, kita bisa menyesuaikan detail lain terkait backup job yang akan dibuat. Apabila sudah, kita bisa lanjutkan dengan menekan tombol Finish/Finish & Run.

Backup job akan berjalan. Gambar di bawah ini menampilkan backup job selesai dijalankan.

Penutup
Selain dapat digunakan untuk backup Proxmox VE, Nakivo juga bisa digunakan untuk backup VMware. Untuk sistem VMware juga mendukung replikasi, bahkan ada fitur real-time replication kalau untuk VMware.
Proses backup berjalan dengan lancar dan secara umum tidak ada perbedaan langkah-langkah apabila dibandingkan dengan melakukan backup pada VM Proxmox VE.
Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.
