Skip to content

zaidan's blog

a newbie, writing IT-related stuff and some personal experiences

Menu
  • IT
  • Personal life/opinion
  • Linux
  • Sepeda
  • Proxmox
  • VM/Container
  • Kuliah/Catatan Kuliah
Menu

Keunggulan Ceph: Scalable

Posted on 19/02/2026 by Zaidan

Ceph adalah distributed storage system yang memiliki dua keunggulan utama. Yaitu scalable dan mendukung high avalilability. Artinya, apabila kita butuh tambahan ruang penyimpanan, kita bisa menambahkannya secara mudah tanpa harus redesign infrastrukturnya dari awal. Dan juga, data kita bisa tetap aman meskipun ada node/disk yang gagal/rusak.

CRUSH

CRUSH artinya adalah Controlled Replication Under Scalable Hashing. Artinya, CRUSH adalah algoritma yang menentukan data harus disimpan di mana. Perhitungannya dilakukan secara otomatis.

Mekanisme ini penting, karena. Misalnya, ada suatu data yang disimpan di node A, lalu cluster diperbesar dan data dipindahkan ke node B.
image host

Dengan CRUSH, sistem dapat tetap mengetahui di mana data disimpan. Sehingga user/client juga masih bisa mengakses datanya tanpa memikirkan sebenarnya data dia ada di mana.

Ceph Monitor dan Quorum

Kalau di manajemen cluster Proxmox VE, kita pernah bahas tentang qdevice agar cluster dapat mencapai quorum, di Ceph mekanismenya agak berbeda.
image host
Ceph menggunakan Monitor untuk menentukan quorum. Fungsi dari Monitor adalah menyimpan informasi Ceph cluster dan menentukan siapa yang valid di dalam cluster.

CephFS dan MDS

Selain mendukung format block strorage, Ceph juga mendukung format file system yang namanya adalah CephFS yang implementasinya membutuhkan komponen tambahan yaitu MDS (Metadata Server).

MDS berfungsi untuk mengelola metadata. Misalnya struktur file, direktori, dan lain-lain. Tanpa MDS, CephFS tidak dapat berjalan dengan optimal.

Penutup

Pola umum dari Ceph adalah data disebar ke beberapa node. Algoritma CRUSH menentukan ke mana data disebar. Ceph Monitor menjaga kondisi quorum, dan data yang disimpan di Ceph dapat tetap diakses/tersedia meskipun terdapat kegagalan pada salah satu node/disk karena Ceph tidak bergantung pada satu titik pusat, melainkan datanya terdistribusi.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan saya yang lain:

  • Migrasi VM ke Proxmox VE Menggunakan Clonezilla
  • Kuliah Offline
  • Instal XOA (Xen Orchestra Appliance) Sebagai Container (LXC) di Proxmox VE
  • Coba Instal Zextras Carbonio – Community Edition

Kategori

  • Asciidoc
  • Docker
  • IT
  • jaringan
  • Kuliah/Catatan Kuliah
  • Linux
  • Mail Server
  • Makanan/Minuman
  • Nakivo
  • Personal life/opinion
  • Proxmox
  • RedHat
  • Sepeda
  • SSL
  • Uncategorized
  • Vinchin
  • VM/Container
  • VMWare
  • Windows
  • XCP-ng

Arsip blog

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023

© 2026 zaidan's blog | Powered by Superbs Personal Blog theme