Skip to content

zaidan's blog

a newbie, writing IT-related stuff and some personal experiences

Menu
  • IT
  • Personal life/opinion
  • Linux
  • Sepeda
  • Proxmox
  • VM/Container
  • Kuliah/Catatan Kuliah
Menu

Konsep Hyper-Converged Architecture dan Implementasinya di Proxmox VE

Posted on 09/02/2026 by Zaidan

Kompleksitas merupakan hal yang sering muncul dalam manajemen IT, termasuk dalam virtualisasi. Semakin besar sistem, semakin banyak komponen yang perlu dikelola. Misalnya server, storage, network yang memiliki fungsi dan konfigurasinya masing-masing.

Hyper-Converged Infrastructure (HCI) merupakan konsep di mana server, storage, & virtualization digabungkan (combined) dalam satu platform yang terintegrasi.

Sebelum ada konsep HCI, arsitektur yang umum digunakan adalah Server, Storage, Network yang berdiri masing-masing. Hal ini lebih kompleks, mahal, lebih banyak point of failure, dan perlu banyak skill teknis.

Tujuan HCI

Tujuan utama dari implementasi konsep HCI adalah mengurangi kompleksitas operasional. Server tidak hanya untuk menjalankan layanan/aplikasi. Server juga dapat mengalokasikan disk-nya sebagai bagian dari shared storage. Hal ini juga memungkinkan kita untuk tidak menggunakan perangkat khusus atau terpisah untuk menjadi storage.

Arsitektur Tradisional

Biasanya terdiri dari beberapa server, memiliki storage terpisah, dan memiliki jalur koneksi khusus untuk storage.
image host
Konfigurasi bisa jadi rumit, storage berpoteensi menjadi single point of failure, dan proses scaling tidak selalu fleksibel (menambahkan storage unit bukan berarti kapasitas computing bertambah).

Arsitektur HCI

Tiap server punya resource (CPU, RAM, local disk). Local disk yang berada pada server digabungkan menjadi storage cluster, sehingga tidak mengharuskan adanya external storage tambahan.

image host

Dengan menambah server baru (scaling), artinya menambah computing unit & storage sekaligus, infrastruktur lebih ringkas, dan proses scaling bisa dilakukan dengan lebih fleksibel/secara bertahap.

HCI dan Proxmox VE

Proxmox VE cocok dengan konsep HCI karena sudah bersifat multi-master dan terdapat dukungan software-defined storage seperti Ceph.

image host

Saat menggunakan Ceph, local disk yang berada pada tiap node dijadikan sebagai OSD (Object Storage Daemon). OSD dari semua node digabung menjadi storage cluster. Data yang disimpan disebarkan/direplikasi dan tidak bergantung pada satu node.

Artinya, data yang berada di dalam Ceph (dalam hal ini misalnya data VM) dapat berjalan di node mana pun. Apabila ada node yang mati, data tetap aman.

Dengan menggunakan Ceph untuk implementasi HCI, kita tidak harus menggunakan tambahan external storage, infrastruktur bisa jadi lebih sederhana, dan proses scaling yang lebih fleksibel.

Catatan

Penggunaan Ceph juga menggunakan resource pada server seperti CPU dan RAM. Dan juga, koneksi jaringan merupakan hall yang krusial. Ceph membutuhkan jaringan dengan latensi rendah.

Penutup

HCI merupakan konsep yang memanfaatkan server sebagai bagian dari sistem shared storage. Pada Proxmox VE, HCI dapat diimplementasikan dengan fleksibel dengan menggunakan Ceph.

Selama direncanakan dengan baik, HCI dapat menjadi solusi yang sederhana, efisien, dan cukup powerful untuk banyak skenario.

Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan saya yang lain:

  • Libur Kuliah? Pernah Coba Magang?
  • Percobaan HA Proxmox VE dengan 2 Server + Qdevice – part 1
  • Membuat VM di Proxmox VE
  • Manajemen File di Linux – part 2 – Jenis-Jenis File di Linux

Kategori

  • Asciidoc
  • Docker
  • IT
  • jaringan
  • Kuliah/Catatan Kuliah
  • Linux
  • Mail Server
  • Makanan/Minuman
  • Nakivo
  • Personal life/opinion
  • Proxmox
  • RedHat
  • Sepeda
  • SSL
  • Uncategorized
  • Vinchin
  • VM/Container
  • VMWare
  • Windows
  • XCP-ng

Arsip blog

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023

© 2026 zaidan's blog | Powered by Superbs Personal Blog theme