Hai semuanya, apa kabar? Mungkin teman-teman sudah tahu kalau untuk menggunakan HA di Proxmox VE, minimal menggunakan tiga buah server. Bagaimana kalau infra teman-teman belum ada tiga server? Apakah HA mustahil untuk diimplementasikan?
Tidak juga. Kita masih memiliki alternatif lain untuk bisa mengimplementasikan HA pada cluster dengan 2 node. Yaitu dengan menggunakan Qdevice.
Saya juga sudah tulis beberapa kali mengenai qdevice, tapi kita akan tulis lagi hehe.
Kenapa Quorum Itu Penting
Kita balik lagi ke konsep quorum dan mengapa hal tersebut penting. Di Proxmox VE, HA bergantung pada quorum yang tujuannya adalah mencegah kondisi split-brain.

Kondisi ini berbahaya, karena akan ada lebih dari satu node yang merasa dirinya benar dan lanjut menjalankan VM. Maka dari itu, apabila ada kondisi yang berpotensi mengarah ke split-brain, Proxmox lebih memilih berhenti daripada mengambil keputusan yang berpotensi “mengacak-acak” kondisi cluster.
Masalah Cluster dengan 2 Node
Total vote dari cluster dengan 2 node adalah sebanyak 2 buah. Maka nilai quorum-nya adalah 2 juga. Artinya, dua node tersebut harus saling hidup dan terhubung. Apabila koneksi antara keduanya putus/terganggu, quorum bisa hilang dan HA tidak dapat dijalankan.
Qdevice merupakan sistem/perangkat tambahan yang tugasnya adalah penambah nilai vote pada cluster. Qdevice dapat berupa VM kecil, lightweight server (misalnya Raspberry), atau bahkan container. Jadi qdevice bukanlah node baru yang ditambahkan ke dalam cluster.
Skema vote setelah ditambahkan qdevice adalah:
- Node 1: 1 vote.
- Node 2: 1 vote.
- Qdevice: 1 vote.
Total vote-nya menjadi tiga buah. Sehingga untuk mencapai quorum sebesar 2 memungkinkan.
Sekarang, apabila ada salah satu node ada yang mati (Node 1 atau 2), maka cluster-nya masih quorate dan mekanisme HA masih bisa dilakukan.
Catatan Tambahan (Rekomendasi)
Qdevice disarankan untuk ditempatkan di luar cluster. Tujuannya agar qdevice tidak ikut mati saat node/cluster bermasalah.
QDevice mati = vote ekstra hilang = quorum tetap bermasalah
Misalnya, kita deploy qdevice-nya sebagai VM di salah satu node (misalnya Node 1). Kemudian host dari qdevice itu bermasalah (mati/masalah koneksi/lainnya). Maka VM qdevice yang berada di dalam Node 1 juga ikut mati.
Akhirnya, nilai vote tinggal 1 (dari Node 2), qdevice tidak dapat memberikan vote, dan quorum tetap hilang.
Kesimpulan
Implementasi HA di Proxmox VE, yang lebih berpengaruh adalah jumlah vote dan tercapainya quorum. Tanpa quorum. Proxmox VE akan “berhenti” guna mencegah kondisi split brain yang berisiko untuk cluster.
Penggunaan qdevice merupakan solusi apabila jumlah node adalah genap atau kurang dari 3 (2 buah). Fungsi utamanya adalah sebagai extra vote/tie-breaker. Sehingga qdevice bukanlah node tambahan yang dapat digunakan untuk implementasi VM di dalamnya.
Sebagai saran agar qdevice berfungsi dengan efektif, qdevice harus ditempatkan di luar cluster dan tidak bergantung pada node yang sedang dinilainya.
Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

