Hai semuanya, apa kabar? Pada tulisan sebelumnya, kita sudah berhasil membuat penyimpanan baru (NFS) menggunakan TrueNAS dan mengintegrasikannya dengan XCP-ng. Storage tersebut ditujukan sebagai penyimpanan data VM. Biasanya, pada lingkungan virtualisasi yang baik memiliki pembagian storage yang jelas. Misalnya penyimpanan untuk data VM dan data installer dipisahkan.
Kenapa tidak digabung saja? Secara teknis sih bisa. Tapi, lebih berisiko. Misalnya, folder jadi kurang rapi dan lebih sulit di-maintain. Maka dari itu, pada tulisan kali ini kita akan coba buat dataset baru yang memang ditujukan sebagai penyimpanan data iso.
Buat Dataset Baru
Penyimpanan (pool) yang digunakan untuk pengujian kali ini masih sama, sehingga kita tidak membuat pool baru. Buka menu Datasets> Add Dataset. Nama yang digunakan pada pengujian kali ini untuk dataset baru yaitu xcp-iso. Untuk preset-nya gunakan opsi Generic saja agar lebih mudah. Gambar di bawah menampilkan dataset xcp-iso sudah berhasil dibuat.

mypool
├─ xcp-dataset
└─ xcp-iso
Buat Shares Baru
Buka menu Shares dan pilih UNIX (NFS) – Add. Storage tidak akan bisa diakses oleh XCP-ng apabila kita belum konfigurasi share-nya. Konfigurasi yang diterapkan sama seperti tulisan sebelumnya.
- Path, telusuri ke
/mnt/mypool/xcp-iso. - Description, bebas. Untuk mendeskripsikan share-nya. Misalnya
untuk iso. - Maproot User diisi dengan
root. - Maproot Group diisi dengan
wheel. - Network/Host diisi dengan jaringan yang diberi akses ke NFS. Misalnya
172.16.9.0/16.
Apabila konfigurasi sudah sesuai, pilih tombol Save untuk melanjutkan. Pastikan juga share aktif setelah dibuat. Gambar di bawah ini menampilkan kedua share dalam keadaan hidup/enabled.

Integrasi dengan XCP-ng
Sama seperti kemarin, buka menu New> Storage. Pilih host, beri nama NFS, dan alamat IP NFS. Pada pengujian kali ini, jenis (type) dari NFS-nya kita atur sebagai NFS-ISO agar storage tidak dapat digunakan untuk menyimpan data jenis lain.

Apabila sukses, storage baru (ISO SR) akan muncul pada halaman Storage.

Penutup
Pemisahan storage berdasarkan kebutuhan/kegunaan diperlukan agar manajemen lebih rapi dan memudahkan administrator apabila suatu saat diperlukan migrasi, backup, ataupun maintenance rutin. Pengaplikasian ini juga salah satu metode yang direkomendasikan pada lingkungan virtualisasi. Caranya juga cukup mudah, relatif sama dengan konfigurasi NFS biasa, namun ada salah satu parameter di XCP-ng yang perlu disesuaikan, yaitu tipe NFS-nya.
Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.