Skip to content

zaidan's blog

a newbie, writing IT-related stuff and some personal experiences

Menu
  • IT
  • Personal life/opinion
  • Linux
  • Sepeda
  • Proxmox
  • VM/Container
  • Kuliah/Catatan Kuliah
Menu

Membuat Dataset dan Shares di TrueNAS

Posted on 08/01/2026 by Zaidan

Hai semuanya, apa kabar? Pada tulisan sebelumnya, kita sempat belajar gimana caranya mengatasi kendala disk have duplicate serial number dan akhirnya berhasil membuat pool baru. Sekarang kita lanjutkan dengan membuat dataset baru dan menyiapkannya sebagai NFS share. Sebenarnya saya sudah menulis topik ini sih, tapi saya tulis lagi aja deh biar sama-sama belajar (lagi) hehehe.

Penjelasan Singkat Konsep Pool, Dataset, dan Share

  • Pool: kumpulan disk, digabung seolah menjadi “kolam penyimpanan”.
  • Dataset: folder di dalam pool yang memiliki konfigurasi sendiri.
  • Share: cara dataset dibagikan atau dapat diakses oleh perangkat lain.

Membuat Dataset Baru

Buka menu Datasets> Add Dataset (tombol biru sebelah kanan).
image host
Beri nama dataset-nya. Misalnya xcp-dataset. Opsi preset pilih saja Generic agar “aman” atau dapat digunakan untuk berbagai keperluan dan cocok untuk penggunaan umum. Pilih tombol Save untuk melanjutkan proses pembuatan dataset.
image host
Apabila sudah berhasil dibuat, dataset baru (xcp-dataset) akan muncul pada halaman Datasets.

mypool
 └── xcp-dataset

image host

Membuat Share

Masuk ke menu Shares. Ada beberapa opsi yang dapat dipilih:

  • Windows (SMB): untuk file sharing ke Windows.
  • Unix (NFS): untuk Linux atau sistem virtualisasi.
  • Block (iSCSI): untuk block storage atau VM level disk.
  • NVMe-oF: advanced features – raw block storage using NVMe over Fabric and appearing as a local disk on the client.

image host

Pada pengujian kali ini kita akan gunakan opsi UNIX (NFS). Pilih tombol Add pada opsi UNIX untuk melanjutkan.

Pada bagian path, pilih/telusuri ke dataset yang ingin digunakan. Dalam pengujian kali ini, berarti pilih /mnt> mypool> xcp-dataset. Kita juga bisa berikan deskripsi untuk share yang akan dibuat.
image host

Maproot User & Group

Setelah mengisi path, selanjutnya pilih tombol Advanced Options. Kita akan mengisi beberapa parameter:

  • Maproot user: root.
  • Maproot group: wheel.

image host

Parameter ini secara umum adalah untuk TrueNAS menentukan user mana yang dianggap sebagai pemilik akses saat client mengakses ke NFS. Maproot user: root artinya adalah kalau ada klien yang akses, TrueNAS akan menganggap klien tersebut adalah root user. Di-set sebagai root agar bisa melakukan operasi read – write pada folder yang diakses.

Sedangkan Maproot group: wheel artinya adalah, selain dianggap sebagai root, akses yang dilakukan juga masuk ke dalam grup admin agar memiliki hak akses yang lebih tinggi.
#cmiiw

Menentukan Jaringan/Host Mana yang Bisa Akses

Di bawah parameter maproot, kita bisa menentukan jaringan mana yang bisa akses ke NFS. Kita bisa atur hak akses untuk blok jaringan/alamat IP atau host spesifik. Pada pengujian kali ini, kita tambahkan alamat 172.16.9.0/16 yang dapat akses ke NFS.

Mengaktifkan Service NFS

Setelah mengatur maproot & network, pilih tombol Save untuk melanjutkan. Selanjutnya, TrueNAS akan meminta kita untuk mengaktifkan NFS. Pilih Enable & Start untuk mengaktifkan NFS service.
image host

Integrasi ke XCP-ng

image host
Sekarang, kita masuk ke XCP-ng melalui XOA. Buka menu New> Storage. Pilih host, isikan nama & deskripsi NFS, dan pada opsi Storage Type, pilih opsi NFS. Jangan pilih opsi NFS ISO ya, karena itu hanya bisa digunakan untuk menyimpan file ISO, bukan disk untuk VM. Pada bagian Server, isikan alamat IP dari TrueNAS. Lalu pilih ikon kaca pembesar agar XCP-ng melakukan penelusuran.

image host
Apabila TrueNAS berhasil dideteksi, pilih path yang mengarah ke dataset yang ingin digunakan (dalam pengujian kali ini berarti /mnt/mypool/xcp-dataset). Cek kembali konfigurasi yang telah dipilih. Apabila sudah sesuai, pilih tombol Create untuk melanjutkan.

Apabila berhasil, NFS akan muncul pada halaman Storage, dan ada label Shared nfs.
image host

Penutup

Kita telah berhasil melakukan konfigurasi agar bisa menggunakan NFS pada TrueNAS, yang kemudian diintegrasikan dengan XCP-ng. Prosesnya meliputi konfigurasi dataset, shares, maproot, allowed network di TrueNAS. Untuk tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan saya yang lain:

  • Menginstal Backup Plugin Vinchin di XCP-ng
  • Memasang Desktop Environment pada AlmaLinux Minimal
  • Datacenter
  • Cek MX Record

Kategori

  • Asciidoc
  • Docker
  • IT
  • jaringan
  • Kuliah/Catatan Kuliah
  • Linux
  • Mail Server
  • Makanan/Minuman
  • Nakivo
  • Personal life/opinion
  • Proxmox
  • RedHat
  • Sepeda
  • SSL
  • Uncategorized
  • Vinchin
  • VM/Container
  • VMWare
  • Windows
  • XCP-ng

Arsip blog

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023

© 2026 zaidan's blog | Powered by Superbs Personal Blog theme