Skip to content

zaidan's blog

a newbie, writing IT-related stuff and some personal experiences

Menu
  • IT
  • Personal life/opinion
  • Linux
  • Sepeda
  • Proxmox
  • VM/Container
  • Kuliah/Catatan Kuliah
Menu

Mengatasi Error TrueNAS: Disks Have Duplicate Serial Numbers

Posted on 07/01/202606/01/2026 by Zaidan

Hai semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau sharing kendala yang saya alami beberapa waktu lalu. Saya sedang buat ulang cluster XCP-ng dan mau sekalian bikin VM TrueNAS untuk NFS XCP-ng-nya.

Oiya, teman-teman juga bisa cek tulisan saya tentang TrueNAS yang lain di sini.

Biasanya lancar-lancar saja. Tapi kali ini ada pesan error yang membuat saya gak bisa lanjut konfigurasinya. Untuk instalasi sih lancar. Akses web UI juga lancar. Kendala terjadi saat saya ingin membuat pool baru. Berikut ini pesan error-nya:
image host

Apakah Karena Storage yang Digunakan Sama?

Perkiraan awal (saya juga cari di web dan AI) adalah kendala di nama disk yang digunakan pada TrueNAS. Pada pengujian kali ini, saya deploy TrueNAS-nya sebagai VM di Proxmox VE. Saya alokasikan dua disk untuk VM TrueNAS-nya:

  • 60 GB – untuk sistem.
  • 500 GB – untuk penyimpanan.

Awalnya, kedua virtual disk tersebut menggunakan storage yang sama di Proxmox VE (anggap saja disk 1 & 2 sama-sama menggunakan storage 1 di Proxmox VE). Saya coba pindahkan salah satunya. Ibarat disk 2 saya pindahkan ke storage 2 di Proxmox VE.

Saya coba reboot lagi TrueNAS-nya, coba buat pool lagi. Tetap saja pesan error tersebut masih muncul.
Hmm.

Coba Lagi: Kendala di Serial Number pada Disk

Saya coba lagi cari di internet. Saya pun menemukan salah satu kiriman di forum Proxmox yang isinya kurang lebih sama dengan kendala yang saya alami.
image host

Berdasarkan pesan error yang ditampilkan pada TrueNAS, dapat disimpulkan bahwa tiap disk perlu memiliki serial number unik. Dan default virtual disk dari Proxmox VE terdeteksi tidak memiliki serial. Sehingga TrueNAS mengira kedua disk-nya “kembar” dan proses pembuatan pool gagal dilakukan.

Untuk dapat melanjutkan proses pembuatan pool dan konfigurasi NFS seperti biasa, kita perlu untuk memberikan serial number pada disk secara manual dari shell Proxmox VE, bukan dari TrueNAS.

Edit Serial Number pada Disk

Sebelum melakukan pengeditan serial number, kita perlu mematikan VM TrueNAS-nya terlebih dahulu.
image host

Cek konfigurasi VM TrueNAS pada shell Proxmox VE (bukan shell VM-nya ya, tapi shell Proxmox induknya).

qm config 135

135: ID VM TrueNAS yang digunakan pada pengujian kali ini.

Hasil pengecekan awal tidak menampilkan parameter serial.

Kita akan tambahkan serial number unik pada masing-masing disk.

  • Disk 60 GB (sistem):
      qm set 135 -scsi0 local:135/vm-135-disk-0.qcow2,discard=on,iothread=1,serial=TRUENAS-OS-64G
    
  • Disk 500 GB (data):
      qm set 135 -scsi1 storage2:135/vm-135-disk-0.qcow2,discard=on,iothread=1,serial=TRUENAS-DATA-500G
    

Verifikasi Serial Number

Setelah kita tambahkan serial number-nya, kita cek kembali konfigurasi VM-nya, apakah perubahan sudah berhasil diterapkan atau belum.

qm config 135
...
scsi0: local:135/vm-135-disk-0.qcow2,serial=TRUENAS-OS-64G,size=64G
scsi1: storage2:135/vm-135-disk-0.qcow2,serial=TRUENAS-DATA-500G,size=500G
...

Hasil di atas menunjukkan bahwa disk pada VM TrueNAS sudah ditambahkan serial number.

Nyalakan Kembali VM TrueNAS

Selanjutnya, nyalakan kembali VM TrueNAS dan kita coba untuk buat pool baru. Gambar di bawah menampilkan proses pembuatan pool yang kini sudah dapat dilakukan.
image host

Apabila berhasil, pool baru akan muncul pada halaman web UI dari TrueNAS.
image host

Penutup

Kendala yang dialami pada pengujian kali ini adalah TrueNAS yang mendeteksi disk sebagai duplikat karena tidak memiliki unique serial number. Hal ini dapat diatasi dengan cara menambahkan serial number secara manual. Pembuatan pool pun dapat dilanjutkan. Tapi, untuk dapat menggunakan TrueNAS sebagai NFS, perlu melakukan konfigurasi tambahan seperti Dataset & Shares. Untuk hal tersebut tidak dibahas pada tulisan kali ini ya. Dulu saya pernah buat tulisannya kok. Coba cari saja di blog saya, atau klik link ini.

Tulisan kali ini sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan saya yang lain:

  • Menginstal Backup Plugin Vinchin di XCP-ng
  • Memasang Desktop Environment pada AlmaLinux Minimal
  • Datacenter
  • Cek MX Record

Kategori

  • Asciidoc
  • Docker
  • IT
  • jaringan
  • Kuliah/Catatan Kuliah
  • Linux
  • Mail Server
  • Makanan/Minuman
  • Nakivo
  • Personal life/opinion
  • Proxmox
  • RedHat
  • Sepeda
  • SSL
  • Uncategorized
  • Vinchin
  • VM/Container
  • VMWare
  • Windows
  • XCP-ng

Arsip blog

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023

© 2026 zaidan's blog | Powered by Superbs Personal Blog theme