Komputer Lama

Di kantor saya ada beberapa komputer lama yang sedang dipakai. Belakangan ini, saya diberikan tugas oleh GM saya untuk cek komputer-komputer tersebut. Karena GM saya rencananya akan menjadikan komputer tersebut sebagai NAS Server.

Tahapan awal yang saya lakukan adalah identifikasi spesifikasi dan fungsionalitas komponen. Seperti motherboard, memori, harddisk, PSU, dan lainnnya.

Saya sendiri bisa dibilang belum terlalu berpengalaman dalam hal rakit PC. Jadi masih banyak kurang pahamnya.

PSU-Open1.jpg
Gambar 1 – PSU contoh (bukan yang saya coba)
Public Domain, Link

Misalnya tentang koneksi PSU ke motherboard. Umumnya ada dua koneksi utama yaitu 24-pin ATX dan 4/8-pin. 24-pin ATX berfungsi untuk meneruskan daya listrik dari PSU ke berbagai komponen yang ada di motherboard. Sedangkan untuk 4/8-pin ATX berfungsi untuk meneruskan daya ke CPU.

24-pin ATX power plug from a Seasonic PSU 20131105.jpg
Gambar 2 – 24-pin ATX
By Dsimic at English Wikipedia, CC BY-SA 3.0, Link

Untuk pin ATX ada beberapa jenis. Namun dari motherboard yang saya coba/uji ada dua jenis yaitu 4-pin dan 8-pin. Saya sempat bingung mencari kabel yang sesuai, karena dari PSU banyak cabang kabelnya. Dibantu GM saya, ternyata untuk power ATX 4-pin bisa digabungkan jadi 8-pin. Jadi bisa untuk kedua jenis pin ATX.

Dari PSU selain dua koneksi ini, masih banyak kabel yang tersedia. Kebanyakan kabel tersebut adalah untuk power dari perangkat seperti HDD/SSD SATA. Jadi, HDD/SSD SATA selain memiliki koneksi SATA ke motherboard untuk transfer data juga membutuhkan koneksi daya dari PSU.

A seven-pin SATA data cable (upward-angled version of the connector)
Gambar 3 – Contoh kabel data SATA
CC BY-SA 3.0, Link

Selain untuk koneksi power untuk perangkat SATA, ada juga koneksi power untuk perangkat lain seperti HDD jadul (IDE, yang belum SATA) dan juga kipas rangka komputer. Koneksi ini ditandai dengan konektor power berbentuk 4-pin yang agak besar seperti ini:

Molex female connector.jpg
Gambar 4
By w:es:Usuario:BarcexOwn work, CC BY-SA 2.5, Link

Koneksi utama dari PSU sudah, saatnya ke pin lain. Pada sebagian besar case komputer (atau mungkin hampir semuanya) terdapat panel yang biasanya terletak di depan, yang terdiri dari tombol power,  port USB dan juga port audio. Untuk bagian ini ada bagian tersendiri yang biasanya jadi satu kluster dan berada di bagian pinggir motherboard. Saya cari di internet sih ini namanya “front panel/IO connector“. Ada pin untuk tombol power, reset, LED power, dan juga USB-Audio (letaknya agak terpisah sedikit).

Satu hal lagi yang baru saya ketahui saat kerja di Excellent. Karena mungkin saja saat proses per-oprekan belum ada tombol power-nya untuk menyalakan komputer, kita bisa menyalakan komputer dengan melakukan jumper pada pin power – + pada front panel connector. Bisa menggunakan obeng -.

Sebenarnya masih banyak lagi yang belum saya ketahui tentang proses peroprekan atau perakitan PC. Tapi untuk tulisan kali ini cukup sampai di sini dulu ya. Sampai jumpa. Bye.

 

Leave a Comment